18.03.2017

Oleh- T.P.Singh / Kaushik Roy 

Pers India mengomentar mengenai pemilihan badan parlemen di Belanda, dimana Partai sayap kanan pandangan jauh sudah menjadi kalah. Pers juga membahas mengenai kian meningkatnya harkat bunga yang diadakan oleh Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat. Ini merupakan perkembangan cukup baik bagi pemulihan kembali ekonomi Amerika Serikat pada jalannya. Pers juga mengomentari mengenai berbagai perselisihan antara Integilen buatan (AI), yang dipergunakan oleh Komputer dan inteligen manusia,

Harian the Times of India mengatakan bahwa hasil bersifat cukup penting di negeri Belanda, dimana Partai Kemerdekaan pandangan jauh yang bersifat kontroversil dari politik Belanda, Greet Wilder  sudah menjadi kalah sebagai Perdana Menteri, Mark Rutte dari Partai Rakyat bagi Kemerdekaan dan Demokrasi sebagai kekalahan bersifat simbolik dari kepopuleran sayap-kanan. Pemilihan umum sudah diperhatikan secara cukup teliti dalam masa setahun dari pemilihan bahagian besar di Eropah. Pemilihan di Prancis untuk memilih Presiden akan diadakan dalam bulan depan, sementara Jerman dikatakan sebagai mengadakan pilihan umum, menjelang kemudian dalam tahun ini. Kesemuannya Negara tersebut sudah mempersaksikan berbagai partai sayap kanan extremist sudah mendapatkan berbagai ke-untungan di bidang politik, mengingat terjadinya kemacatan dibidang ekonomi dan meningkatnya tindakan terrorist di Eropah. Sebagai contoh, pemimpin bernama W#ilders, sudah mengatakan secara cukup jelas sebagai anti-immigrant, posisi anti-Persatuan Eropah. Bahkan dia mengadajkan seruan bagi dikenakannnya larangan dari ajaran  keagamaan  dan menutup tempat-tempat bersembahyang,. Kekalahannya sebagai dikatakan oleh Perdana Menteri Belanda, Rutte sebagai penolakan dari kepopuleran yang bersifat salam setelah “Brexit” dan Pemilihan Umum bagi Presiden Amerika Serikat. Mungkin persatuan Eropah akan memilih arah yang lain lagi dari Dunia Anglo-Saxon. Sebagaimana yang dijelaskan oleh pemilihan umum di Belanda, ini juga mungkin sebagai mungkin bagi para pemberisuata di Eropah, untuk akhirnya mengakui sebelah gelap dari pandangan jauh, disingkirkan secara tersendiri,

Harian the Hindu mengatakan bahwa Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat sudah mulai kembali layanan keuangan secara normal dengan meningkatkan harkat  bunga untuk ke-dua kalinya dalam waktu 3 bulan. Keputusan dari Fed sudah menunjukkan sebagai keyakinan untuk meneruskan perluasannya dan berbagai isyarat bahwa berbagai usahanya yang dapat dilihat mengenai bidang ekonomi terbesar di Dunia sudah kembali lagi pada arahnya – yang mana secara keseluruhannya meningkatkan inflasi untuk menjadi stabil dengan sekitar targer 2 % untuk beberapa tahun berikutnya. Hal yang bersifat cukup penting, Pemimpin Fred, Janet Yellen mengadakan tekanan agar pihak pembuat kebijaksanaan dapat meng-harapkan untuk lebih memperkuat bidang ekonomi, sebagai perlu “peningkatan cukup besar” dalam dana Federal, guna menjamin bahwa politik mengenai bidang ke-uangan masih juga dapat terus mengikuti dari pertumbuhan, walaupun harga sudah menjadi stabil sudah dapat dijamin. Ini sebagai mengaqdakan tekanan ‘secara terus menerus’ asal saqja tingkat dari kebijaksanaan dapat diramalkan bahwa pasaran, untuk sekarang ini, pada umumnya menjadi sebagai factor daqlam harkat tambahaan angka dua dari seper-empat titik persentase untuk setiap satu bagi masa ketinggalam tahun 2017 – yang mana secara khususnya dibandingkan dengan angka yang ditunjukkan bagi harkat yang memberikan isyarat untuk mencapai 1,4% pada akhir tahun ini dari tingkat sekarang ini 0,75% hungga menjadi 1,0%. Pernyataan tersebut sudah meng-elakkan rasa kuatir untuk meningkatkan bagi keadaan normal, yang sebagai dapat meningkatkan jumlah cukup tinggi dari pasaran sekarang ini.

Harian The Financial Express mengatakan apa yang sebenarnya memperbedakan kita dari Komputer ? Tidaklah besar perbedaan, jikaslau laporan ter-akhir dari Perusahaan Google dapat di-ikuti. Walaupun dengan tampa disangsikan, bahwa computer sudah menjadi lebih meningkat, tetaopi, masih juga berada di-belakang dari manusia dalam berbagai bidang. Tetapi, riset bari dari Google sebagai dapat men-jembatani perbedaan sampai suatu tingkat. Terbitan yang diadakan pada hari Selasa, Perusahaan Google sebagai memberitahukan, bahwa bagaimana system Digital mengajar  Sistem ‘Deep Mind’ Inteligen buatan (AI) untuk mengadakan belajar secara terus menerus, supaya komputer akan dapat belajar sama seperti manusia mengenai pengalaman dari masa lampau. Sementara manusia mempergunakan sisteem konsolidasi dan berbagai pertimbangan yang lan lagi – dimana proses mencetak mengenai belajar secara cukup lambat dan mengingatkannya kembali, pihak Google sudah menjalankan berbagai proses untuk menciptakan, apa yang dikatakan Elastic Weight Consolidation (EWC).