Seorang bisnis India Vijay Mallya dibebaskan dengan syarat-syarat ketat oleh suatu pengadilan Inggris kemarin. 

Seorang bisnis India Vijay Mallya dibebaskan dengan syarat-syarat ketat oleh suatu pengadilan Inggris kemarin.  Dia ditahan oleh polisi Scotland Yard sebelumnya hari ini atas permohonan India untuk ekstradisir  karena dia  dituduh melanggar pinjam. Seorang juru bicara polisi Metropolitan mengatakan Vijay Mallya ditahan atas  permohonan ekstradisi.  Mallya hadir di pengadilan Magistrat Westminster  di London, dimana dia dibebaskan setelah memberi jaminan sebeasr 650 000 pound sterling.  Hingga diadakan pendengaran berikutnya pada tangga 17 bulan depan, Mallya harus mentaati peraturan ekstradisi Inggris, yang termasuk  kewajiban bahwa dia harus tetap tinggal di alamat yang diberi kepada pengadilan.  Dia juga disuruh  oleh pengadilan bahwa dia akan tetap dalam kontak dengan pihak-pihak penguasa Inggris, dengan  hpnya dapat diakses selalu.

Biro Pengusutan Sentral dan Komisi Tinggi India di London sebelumnya mengajukan dalil dari pihak India kepada  Menteri Dalam negeri Inggris supaya permohonan ekstradisi dipertimbangkan.  Permohonan itu disahkan oleh pengadilan  dan polisi Scotland Yard melaksanakan perintah penahanan.   Vijay Mallya, berusia 61 tahun  yang merupakan seorang pedagang  minuman keras, dicari-cari di Inadia dalam kasus pelanggaran pinjaman. Mallya, yang perusahaan penerbangan Kingfisher Airlines yang dimilikinya dan kini tidak beroperasi lagi, berutang lebih dari 90000 juta rupee pada berbagai bank, dan  melarikan-diri dari India di bulan maret 2016.  India mengadakan permohonan ekstradisi formal untuk Mallya sesuai dengan Perjanjian Ekstradisi antara India dan Inggris melalui catatan-verbale pada tanggal 8 Februari.

Sementara itu, menteri Penerangan dan siaran pemerintah pusat, M. Venkaiah naidu mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil segala-galanya langkah yang diperlukan untuk membawa kembali Mallya ke India dan mengadilinya.  Naidu mengatakan ini ketika berbicara dengan media di New Delhi tadi pagi.