Sebanyak 16  penjiara Amarnath menjadi tewas akibat jatuhnya sebuah bus  di dalam jurang; Perdana Menteri menyatakan rasa sedih atas insiden tersebut.

 

Di negara bagian Jammu dan Kashmir, 16 orang penjiara Amarnath menjadi tewas dan 19 lainnya luka-luka setelah sebuah kendaraan yang mereka  naiki tergelincir dari  jalan  dan jatuh di suatu jurang  pada jalan raya nasional Jammu-Srinagar di distrik Ramban pada hari Minggu.

Seorang jurubicara polisi memberitahukan kepada siaran AIR bahwa 19 orang yang luka-luka  diterbangkan untuk dirawat secara khusus, sedangkan 8 orang lainnya mengalami luka-luka kecil.

Pejabat-pejabat keamanan mengatakan bahwa bus itu mengangkut orang-orang penjiara ke Srinagar menuju guha Amarnath ketika  terjadi mala pataka itu akibat meledaknya sebuah ban dekat Kema Tentara Nachilana di bawah jurisdiksi kantor polisi  Banihal pada jalan raya.

Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan rasa duka-cita atas kehilangan jiwa raga para penjiara Amarnath akibat kecelakaan bus di negara bagian Jammu dan Kahmir.  Di dalam suatu tweet, Modi mengatakan, dia ikut keluarga ketika merasa duka cita atas orang-orang penjiara yang menjadi tewas.  Dia juga berdoa bahwa orang-orang yang luka-luka akibat kecelakan bus agar cepat sembuh.

Modi mengumumkan pembayaran ex-gratia sebesar 200 ribu rupee kepada kerabat keluarga dari mereka yang menjadi tewas dalam mala pataka bus  di negara bagian Jammu dan Kashmir.  Dia juga mengumumkan pembayaran sebesar 50 ribu rupee kepada mereka yang luka-luka serius.

Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh  juga menyatakan rasa sedih atas kehilangan jiwa raga dari orang-orang penjiara Amarnath di dalam malapataka bus di Ramban.  Di dalam suatu tweet, Singh mengatakan, dia merasa sakit hati bagi keluarga-keluarga dari orang-orang penjiara Amarnath yang kehilangan anggota keluarganya di dalam mala pataka bus.

Dia juga berdoa bagi mereka yang luka-luka.  Singh berbicara dengan Ketua Menteri negara bagian Mehbooba Mufti tentang kecelakaan bus tersebut.  Mufti memberitahukan Rajnath Singh tentang operasi penyelamatan yang sedang berjalan.  Orang-orang penjiara Amarnath yang luka-luka diterbangkan untuk dirawat di  kota Jammu.

Mehbooba Mufti menyatakan rasa sedih atas kematian 16 orang penjiara Amarntah di dalam malapataka bus tragis itu dan menyampaikan rasa simaptisnya yang  mendalam kepada keluarga-keluarga yang menderita.  Ketua Menteri mengeluarkan instruksi kepada Komisaris Divisi agar  mengeluarkan dengan segera pembayaran ex-gratia kepada kerabat keluarga dari orang-orang penjiara  yang menjadi tewas dan juga mengadakan pengaturan  untuk mengirimkan mayat orang-orang penjiara yang meninggal dunia  ke kampung halamannya dengan segera.  Sementara itu, pemimin top separatis, Syed Ali Geelani juga menyatakan rasa sedih atas kematian para penjiara Amarnath dan juga menyatakan solidaritas dengan keluarga-keluarga yang menderita.