Pemerintah Presiden Donald Trump sudah mengakui India sebagai perioritas utama dari politik luar negeri.

Pemerintah Presiden Donald Trump sudah mengakui India sebagai perioritas utama dari politik luar negeri. Ketika berbicara dengan Kantor Berita PTI di Washington, bekas Duta Besar Amerika Serikat di India, Richard Rahul Verma mengatakan, bahwa pujian besar bagi ikatan kuat antara kedua Negara adalah karena kebijaksanaan dari Perdana Menteri Narinder Modi dan bekas Presiden Barack Obama. Bekas utusan, memainkan suatu peranan penting untuk lebih memperkuat hubungan antara India dan Amerika Serikat ketika dia bertugas dimasa berkuasanya Pemerintah Obama. Dalam wawancara pertama setelah jabatan Duta Besar, Verma mengatakan, bahwa dia berfikir bahwa pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Narinder Modi dalam bulan Juni, meruopakan baik sekali. Verma menaruh harapan bahwa Amerika Serikat akan ‘sebenarnya meneruskan” status Utama Rekan Dinas Pertahanan yang diberikan pada India, yang sama sekali merupakan bersifat baru dan uniq. Verma dewasa ini, wakil-ketua dari Kelompok Asia, penasihat bersifat strategis dan secara utama dari kelompok berkedudukan di Washington DC.