13-9-2017

Oleh TP.Singh/Kaushik Roy.     Pers India menyambut baik mengenai pendekatan yang mdiambil   oleh Menteri Dalam Negeri, Pemerintah Pusat, Rajnath Singh mengenai soal Kashmir, ketika Perdana Menteri India, mengatakan dalam pidato Hari Kemerdekaan bahwa rakyat Kashmir, perlu dipeluk dengan hati sepenuhnya. Kini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Negara Bahagian, harus melangsungkan usaha tersebut, demikian dikatakan oleh harian. Pihak pengguna mengenakan biaya untuk menyediakan infrastraktur mengenai “Smart City” sudah mendapatkan berbagai sorotan. Kini merupakan norma tingkat global, jikalau tidak berbagai projek tersebut akan menjadi terlampau mahal biayanya.  Menjadi menang dalam pertandingan Tennis Terbuka Amerika Serikat,  Rafael Nadal sudah mendapatkan pujian dalam pers India.

Harian the Indian Express mengatakan bahwa janji dari Menteri, ketika mengadakan pidato Hari Kemerdekaan, Perdana Menteri India, Narinder Modi, memberikan gerak isyarat, untuk menjaklankan kebijaksanaan yang bersifat lebih sabat-hati, mengenai soal Kashmir, ketika dia mengatakan bahwa perang terhadap kelompok separatis, harus dimenangkan ‘ bukan dengan cara mengadakan caci-maki atau mempergunakan peluru tajam, tetapi, denghan cara memeluk semua rakyat Kashmir”. Sejak dimulainya kunjungan selama 4 hari, ke daerah Lembah, Rajnath singh, sudah meng-gemakan mengenai ucapan yang diadakan oleh Perdana Menteri, yang diadakan pada tgl.15 Augustus. Rajnath Singh, mengatakan bahwa dia bersedia untuk mulai mengadakan pembicaraan “dengan semua pihak yang bersangkutan” dan dating dengan “pikiran terbuka”. Dia berjanji untuk memberikan kompensasdi dan alat alat perlengkapan bersefit lebihj baik untuk pasukan polisi setempat dan pasukan keamanan, teta[pi, juga mengatakan dalam pertemuan belakanghan ini, mengenai rasa takut diantara rakyat mengenain tantangan dari Articlr 35A dan mengaqtyakan dengan kata kata cukup jelas bahwa ‘Anak dibawah usia 18 tahun, jangan diberikan perlakuan sama seperti orang kriminil, tetapi mereka jangan dipenjarakan” semikian Menteri Daklam N3egeri mengatakannya, tetapi harus di kirimkan ke rumah perawatan anak muda. Untuk pihak Pemerintah, baik di Pusat dan maupun Negara bahagian di Jammu dan Kashmir, berbagai tantangan, yang kini dihadapinya, adalah untuk mengikuti melalui harapan dari kunjungan yang diadakan oleh Menteri Dalam Negeri, sudah memberikan dorongan, bagi kesediaan pihak Pemerintah, untuk mengadakan respons mengenai rasa prihatin dari rakyat.

Harian the Hindustan Times mengatakan dalam minggu lalu, bahwa Wakil-Presiden India, M Venkaiya Naidu, bahwa rakyat harus menyiapkan diri untuk membayar pajak jumlah lebih besar lagi, atau piaya sipengguna untuk samart cities. Beban  sedemikian harus ditanggung dengan menyediakan”infrastraktur bersifat modern sebagai ganti dari yang ada sekarang ini”, demikian dia mengatakannya di Ranchi.Dokument mengenai  Missi Smart Cities (SMC), yang menyebutkan mengenai berbagai prinsip untuk mengenakan biaya bagi pihak pengguna, dimana layanan akan dapat di-nilai dan dapat di-identisifir pihak yang mendapatkan keuntungan, maka biaya penggunaan dapat dikenakan untuk merawat dan memeliharanya, dan ini akan digabungkan dengan qualitas yang lebih maju dari payanan. Dana bagi berbagai projek sedemikian akan diperoleh dari rakyat atau sumber swasta, dengan bahagian utama akan diperoleh dari anggaran belanja SMC. Missi tersebut memberikan pada berbagai kota 10.000 juta rupi, untuk setiap kota, untuk jangka waktu 5 tahun berikutnya dan ini akan merupakan sampai 50% dari jumlah dalam anggaran belanja dari 90 kota tingkat top.

Harian the Hindu mengatakan kembali ke masa depan, ketika regu pemain tennis kelompok priya,  nampaknya sudah mengadakan kemajuan bersifat cukup besar, dari pada beberapaq tahun belakangan ini. Tidak pernah dipersaksikan ketika pemain Roger Federer dan Rafael Nadal bermain dalam pertandingan utama tahun 2017, tetapi, itulah apa yang terjadi sebenarnya. Ketika mencapai kemenangan dalam Pertandingan Tennis Terbuka Australia dan Wimbeldon dalam tahun ke-36, Federer menunjukkan, bahwa dia merupakan seorang pemain agung yang bersifat jarang sekali – seseorang  yang bermain cukup baik, dengan gaya dari segala waktu dan memperoleh kemenanghan, dengan pi9kiranm yang bersifat cukup tenang, yang bersifat sebaik mungkin. Nadal mengadakan berbagai usaha cukup keras yang sebagai mungkin mengenai kesanggupannya. Mulai dari waktu dia menang, pertandingan AQTP yang pertama, ketika baru ber-usioa sekitar 15 tahun dalam tahun 2002. Dia diberitahukan bahwa  cara bersifat sedemikian dan keadaan jasmani, tidak akan dapat diopertahankan ketika dia ber-usia ke-20-tahunan. Dia juga diberitahukan bahwa pertandingan bersifat monotone, akan memberikan sukses sedikit saja di luar dari pertandingan didalam negeri sendiri. Begitupun, ketika dia terus mengadakan berbagai usaha cukup keras, untuk mendapatkan pujian dari khalayan ramai kota New York, pada hari Minggu. Dia bukan saja menjadi sebagai berhasil, jia juga menang juara Terbuka Amerika Serikat yang ke-3, yang merupakan kemenangan Utama yang ke-16, secara keseluruhannya. Warga Spanyol, tidak meng-indahkan theory, ketika dia berhasil untuk menimbulkan rasa cukup meng-herankan dalam tahun 2010, ketika dia menghadapi untuk pertama kalinya menjadi menang dalam pertandingan Flushing Meadows dan meramopungkan kariernya masuk Grand Slam. Tetapi sebelum hari Mi9nggu ini, pemain yang ker-usia 31 tahun belum lagi menang pertandingan Slam di luar Roland Garros sejat tahun 2013. Pada akhirnya, yang menandakan mengenai penutupan gap dari recor Federer sampai 19 pertandingan Utama, Nadal yang merupakan warisan kebal di semua  kejuaraan lapangan main tennis dan dapat mempertahankan perlombaan tersebut untuk angka ke-20, secara terus