“India Menegaskan Kembali Komitmennya pada Afghanistan”

Oleh: K.K.DAS / Neelapu Shanti :  Hubungan India-Afghanistan tidak hanya terbatas sampai ikatan-ikatan tradisional, akan tetapi juga mempunyai ikatan-ikatan bersejarah.  Selama bertahun-tahun  fondasi ini terikat dengan satu sama lainnya dan India membangun kerekanan strategis yang lebih mendalam dengan Afghanistan.  Kunjungan Menteri Luar Negeri Afghanistan, Salahuddin Rabbani ke New Delhi adalah penting dalam konteks ini.   Ini dibangun pada afirmasi positif  dan membuka kesempatan-kesempataan baru baik bagi New Delhi maupun Kabul  untuk meningkatkan lagi hubungan-hubungan tersebut.  Menteri Luar Negeri India menegaskan bahwa India akan tetap merupakan sebagai suatu negara yang penyumbang  besar pada kemajuan lancar Afghanistan  untuk membawa perdamaian, pluralisme dan kemakmuran  di negara itu.  Menteri Luar negeri Afghanistan bertemu dengan Perdana Menteri Narendra Modi.

Pertemuan kedua  Dewan Kerekanan Strategis antara India dan Afghanistan juga diadakan selama kunjungan Rabbani.  Menterei Luar negeri Sushma Swaraj dan Menteri Luar negeri Afghanistan Salahuddin Rabbani bertindak sebagai ketua bersama dalam pertemuan tersebut.   Itu adalah penting karena  implikasi-implikasinya pada hubungan antara India-Afghanistan, serta  juga pada politik India berkaitan dengan kawasan ketetanggaan India  yang lebih luas.  

Pertemuan Dewan Kerekanan Strategis  memperbincangkan sejumlah soal bilateral, regional maupun global  yang saling kepentingan dan berbagi saling pengertian serta konvergensi pandangan  pada isu-isu itu.  Pembahasan juga mengadakan fokus pada empat kelompok kerja di bidang-bidang politik dan isu-isu keamanan, perdagangan, perniagaan dan investasi.  Kerjasama perkembangan, perkembangan sumber daya manusia, pendidikan dan kebudayaan juga ditinjau dan dinilai selama pertemuan tersebut.  

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah  menguraikan politiknya terhadap Afghanistan,  dimana  dia menyerukan pada India agar memainkan peranan lebih besar dan komprehensif  dalam perkembangan Afganistan.  India menyambut baik politik Presiden Trump terhadap Afghanistan, dan India akan tetap mendukung Afghanistan  melalui peranannya yang beraneka segi  dalam meningkatkan perkembangan,  perdamaian dan keamanan di Kabul.  

Usaha-usaha India dalam membangun kembali Afghanistan  adalah cukup penting karena India sudah menjamin sebesar 2 milyar dollar bagi berbagai macam program perkembangan seperti perkembangan infrastruktur, membangun rumah-rumah sakit dan lembaga-lembaga lainnya, menyediakan beasiswa setiap tahun kepada para mahasiswa Afghanistan dan memberi latihan kepada personel-personel militernya di India.  Koridor pengangkutan barang melalui  udara  diluncurkan di bulan Juni tahun ini antara India dan Afghanistan, yang merupakan suatu pakta bersejarah yang mempermudah kesulitan-kesulitan  transit yang dihadapi oleh negara itu yang berbatasan darat.

 

Volume sekarang ini dari perdagangan antara Afghanistan dan India adalah sebesar 700 juta dollar setahun.  Setiap  minggu, barang-barang sebesar 100 ton  ditukar-menukar antara India dan Afghanistan melalui  pengangkutan udara.  Afghanistan mengharapkan aga adanya keterlibatan lebih mendalam dari India dalam perkembangan ekonominya.  Afghanistan minta bantuan makin besar dari India setelah Presiden Trump mengumuimkan politik luar negerinya terhadap Afghanistan.

Lebih-lebih lagi, konsultasi-konsultasi politik dan keamanan diadakan antara negara-negara  dan kejadian-kejadian serangan teror dan kekerasan mengakibatkan tewasnya orang-orang yang tidak berdosa, juga dibahas.  India setuju  untuk menyediakan bantuan lebih lanjut  bagi Pertahanan Nasional Afghanistan  dan Pasukan-pasukan Keamanan dalam perjuangannya terhadap terorisme.

Kedua belah pihak setuju untuk bekerja supaya labuhan Chabahar dapat  menjadi  operasional secepat mungkin di iran, di bawah Pakta trilateral  berkenaan dengan  Menciptakan Koridor Transit dan Transpor Internasional, yang ditanda-tangani di bulan Mey 2016.  Kedua belah pihak juga setuju untuk mempercepatkan  pelaksanaan projek  saluran pipa gas Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan-India (TAPI), yang akan meningkatkan konektivitas  dan mendorong perdagangan antara kawasan Asia Tengah dan Asia Selatan.

Supaya  perdagangan dan investasi dapat dibawa ke tingakt berikutnya  yang lebih tinggi, suatu konferensi  yang berjudul  “Jalan menuju  Kemakmuran”  akan diadakan di New Delhi nanti bulan ini.  Konferensi perdaganan dan investasi ini bertujuan pada membawa para wiraswastawan  dari afghanistan dan India agar duduk bersama  untuk memperkuatkan dan memelihara ikatan-ikatan ekonomi guna  meningkatkan integrasi regional  dengan menciptakan berbagai kesempatan demi  pertumbuhan dan kemakmuran.

India dan Afghanistan sudah setuju  untuk meluncurkan ‘Kerekanan Perkembangan Baru’  yang  terdiri dari sebanyak 116 buah projek  perkembangan baru yang mempunyai impak tinggi, yang dilaksanakan secara bersama di daerah-daerah perkotaan dan  pedesaan  di sebanyak 31 propinsi  di negara itu yang berbatasan darat.   Sebanyak empat buah Memorandum saling Kepahaman, MoU juga sudah ditanda-tangani di bidang-bidang Pakta Kendaraan  Bermotor untuk mengendalikan lalu lintas penumpang, personel dan kargo barang.  Sebuah memorandum saling Kepahaman antara  Pihak Pengendali  nasional Produk-produk Obat dan keperluan perawatan Kesehatan Afghanistan  dan Organisasi Sentral  Pengontrolan Standar Obat-obat, untuk saling  kerjasama di bidang pengendalian produk-produk farmaseutikal, pakta kordinasi frekuensi orbit antara India dan afghanistan  mengenai  Satelit Asia Selatan juga sudah ditanda-tangani.

Kedua negara  mengambil keputusan untuk mengadakan pertemuan-pertemuan reguler  dari kelompoik kerja bersama  untuk mengimplementasikan  dan mepercepatkan pelaksanaan  berbagai projek.   India merupakan terus pemain utama  dalam proses rekonstruksi Afghanistan  dan akan  memainkan terus peranan  yang cukup penting  untuk mengeluarkan negara itu dari reruntuhan akibat perang saudara.  Sekian.