Presiden mengadakan tekanan mengenai perlunya perhatian khusus bagi pendidikan tinggi dan perkembangan bidang keahlian di tingkat  egara bahagian.

Konferensi selama 2 hari terdiri dari para Gubernur dan Letnan Gubernur dari berbagai Negara bahagian dan daerah Uni, dimulai di Rashtrapati Bhavan, di New Delhi, kemarin. Konferensi yang ke-48 dalam pertemuanya hari ini akan membicarakjan berbagai hal bersifat cukup penting sekali. Dalam sidang dari Konferensi, hari ini, para Gubernur akan mengadakan sebutan bersifat singkat mengenai berbagai soal penting dan khusus yang berhubungan dengan Negara bahagiuan dan daerah Uni mereka. Mereka juga akan menyoroti, keberhasilan penting atau berbagai inisitip yang sudah dimulai di Raj Bhavan. Dalam sidang peresmian, suatu laporan bersifat cukup singkat mengenai pembsahasan akan diajukan oleh berbagai peserta secara masing masing. Pada hari pertama dari Konferensi, kemarin. Presiden India mengadakan tekanban mengenai perlunya bagi New India sampai tahun 2022, dimana tidak boleh adanya kemungkinan mengenai tindakan korupsi, kemiskinan dan buta-huruf. Perdana Menterti, Narinder Modi mmengatakan bahwa para Gubernur akan dapat menjadi sebagai agen katalist, untuk mengadakan perobahaan dalam masyarakat, ketika menjunjung kesucian dari Undang Undang Dasar. Ketika berbicara dalam konferensi para Gubernur di New Delhi, Narinder Modi menyebutkan mengenai target New India sampai tahun 2022 dan mengadakan tekanan, bahwa ini semuanya akan dapat dicapai, hanya dengan cara membuat rakyat ikut serta dalam pergerakan. Sebanyak 27 Gubernur dan 3 Letnan Gubernur dari Negara bahagian dan daerah Uni dan sejumlah Menteri Pemerintah Pusat turut mengambil bahagian dalam konferensi tersebut.