India-Filipina menanda-tangani empat buah pakta di berbagai bidang, termasuk kerjasama pertahanan & pertanian

Empat buah pakta sudah ditanda-tangani oleh India dengan Filipina di berbagai bidang termasuk Kerjasama dan Logistika  Pertahanan, pertanian, Perusahaan-perusahaan Mikro, Medium dan Kecil-MSME dan memperkuatkan hubungan-hubungan lebih erat antara  Dewan India untuk Urusan-Urusan Internasional dan Institut Dians Luar Negeri Filipina.

Di pertemuan aantara Perdana Menteri  Narendra Modi dan Presiden Filipina Rodrgo Duterte, ini disetujui bahwa  kerjasama bilateral  di bidang-bidang  terorisme dan mendorong perdagangan dan invesatsi  dapat ditingkatkan lebih lanjut.

Karena  kedua negara merupakan penderita akibat terorisme,  maka diambil keputusan  oleh kedua pemimpin  untuk meningkatkan kerjasama untuk memberantas bahaya teror. Juga diambil keputusan  untuk menciptakan suatu jabatan  dari Dewan India untuk Hubungan-Hubungan Kebudayaan di Universitas Filipina, sebagaimana yang diberitahukan oleh  Sekretaris  kawasan Timur dari Kementerian Luar Negeri, Preeti Saran .

Sebelumnya  ketika berpidato di KTT Bisnis dan Investasi ASEAN, Perdana Menteri Narendra Modi menyoroti cerita pertumbuhan India dengan melukiskan negara ini sebagai tujuan atraktif untuk investasi.  Dia mengatakan bahwa pemerintahnya bercenderung untuk menjadikan India sebagai suatu pusat manufaktur global.  Itu dihadiri oleh lebih dari 1200 deligat bisnis.  Orang-orang yang jumlahnya yang sama  asal keturunan India kembudian  mengambil bagian dalam resepsi komunitas, dimana Modi mengatakan, usaha-usaha pemerintahnya bertujuan pada membawa transformasi di India dan menjamin segala sesuatu di bangsa ini yang sesuai dengan standar global.

Wartawan AIR melaporkan, unsur bilateral dari kunjungan Perdana Menteri  Narendra Modi  ke Filipina diadakan  setelah 36 tahun.  Dapat diperhatikan bahwa  selama pertemuan India-Filipina, Presiden Duterte didampingi oleh limalima kolega kabinet yang senior.

Para observer mengatakan ini membuktikan betapa pentingnya kepimpinan  negara tuan rumah sebagai  bagi India.

Perdana Menteri  Narendra Modi juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump  dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Manila pada hari Senin.

Pertemuan diadakan pada garis sampingan dari KTT ASEAN dan KTT-KTT lainnya yang sedang berjalan di ibu kota Manila.

Sekretaris Luar Negeri Dr.S.Jaishankar mengatakan kepada media India bahwa Perdana Menteri Modi dan Presiden Trump mempunyai pandangan bersama tentang  soal-soal bilateral, regional maupun gloabal selama 45 menit dan menegaskan  untuk memajukan lebih lanjut perdagangan dua jurusan dan hubungan-hubungan investasi bahkan lebih lanjut.

Kedua pemimpin mengadakan interaksi terperinci dengan perkembangan-perkembangan terakhir di semenanjung Korea, kawasan Teluk Parsi, Timur Tengah dan krisis Rohingya di Myanmar.

Soal proliferasi, hubungan-hubungan proliferasi dan erorisme  juga dibahas secara terperinci antara kedua pemimpin.  Mereka membahas secara panjang lebar tentang situasi sekarang ini di Afghanistan.

Modi juga menyatakan  tentang kedatangan kapal pertama dari Amerika Serikat yang membawa minyak mentah  ke India.  Dia memperbaharui undangannya kepada Presiden Duterte agar mengunjungi India.  Dr. Jaishankar mengatakan  jadwal kedatangannya akan dikerjakan melalui saluran-saluran diplomatik.  Dia mengatakan bahwa pertemuan itu diadakan dalam suasana yang ramah-tamah.