Persekutuan Solar Internasional akan menjadi persetujuan berdasarkan Organisasi Antar-Pemerintah Internasional, sejak hari ini.

Inisiatip India di tingkat global dengan Persekutuan Solar Internasional (ISA), akan menjadi sebagai persetujuan berdsasarkan Organsasi Antar-pemerintah tingkat Internasional, sejak hari ini. Badan ISA mempunyai maksud untuk meningkatkan energu sinar mata hari yang ditempatkan di berbagai Negara anggota. Markas besar dari Organisasi di India, mempunyai sekretarian terletak di daerah kampus Lembaga Internasional dari Energy Solar, di Gurugram, NB. Haryana. Inisatup tersebut dimulai secara bersama oleh Perdana Menteri Narinder Modi dan Presiden Prancis pada waktu itu Francois Hollande pada tgl.30 November 2015 di Paris, ketika melapangkan waktu dari Konferensi menghenai Cuaca tingkat PBB, CIP-21. Ini dimaksudkan untuk mengurus berbagai rintangan untuk menempatkan energy solar melalui cara bersifat lebih baik, harmonis dan kian meningkatnya kebutuhan dari berbagai Negara yang kaya tenaga sinar mata hari, yang terletak sepenuhnyaq atau sebahagian di daerap  Garis Cancer dan Capricon. Sampai sekarang, sebanyak 48 negara sudah menanda tangani dan 19 negara membenarkan mengenai persetujuan dari rangkaian kerja mengenai ISA. Dalam suatu wawancara dengan siaran All Indiua Radio, dimana Direktur Jenderal Sementara dari ISA, Upendra Tripathy mengatakan, bahwa penciptaan Persekutuan Solar Internasional sudah mendapatkan perhatian cukup besar dari sector bank. Dia menambahkan bahwa dari jumlah 250 billion dollar yang diadakan sebagai penanam modal, diperoleh dari sector energy solar, yang mana energy solar sudah berhasil memperoleh 150 billion dollar. Tripathy mengatakan, bahwa jikalau harkat sedermikian berjalan terus, maka penanaman modal tidak akan merupakan soal di masa depan.