Kampanye untuk fase pertama dari pemilihan Dewan Legislatif negara bagian Gujarat berakhir hari ini

Dengan tinggalnya hanya satu hari untuk mengadakan kampanye dalam fase pertama dari pemungutan suara  untuk pemilihan Dewan Legislatif negara bagian Gujarat, partai-partai politik mengadakan segala-galanya usha untuk mendapatkan dukungan dari kaum pemberi suara.

Keika berpidato  di suatu rapat umum di Netrang kemarin sore, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan,pemerintahnya bekerja untuk kesejahteraan  orang-orang suku bangsa.  Dia mengatakan, partai Kongres berkuasa untuk 50 tahun, akan tetapi tidak menciptakan suatu kementerian urusan suku bangsa.

Modi mengatakan, ketika Atal Bihari Vajpayee menjadi Perdana Menteri negara ini, suatu kementerian terpisah untuk urusan orang-orang sukum bangsa dengan anggaran terpisah bagi mereka diciptakan.  Dia mengatakan, pendidikan orang-orang perempuan  di negara bagian Gujarat, khususnya dari masyarakat suku bangsa, memperbaiki.

Modi menuduh bahwa partai Kongres melupkan sumbangan  yang diadakan oleh kaum suku bangsa pada perjuangan kemerdekaan India.  Dia mengatakan, partai Kongres merasa bahwa hanya satu keluarga memenangkan kemerdekaan India.  Dia mengumumkan bahwa pemerintahnyamengambil keputusan bahwa sebanyak 40 juta rumah akan disediakan koneksi arus listrik secara gratis. Perdana Menteri mengatakan pemerintahnya adalah pemerintah untuk kaum miskin.

Sebelumnya, ketika berpidato di rapat-rapat umum di Dhandhuka dan Dahod, Modi mengatakan, pemerintah partai BJP di negara bagian Gujarat  berhasil memberantas korupsi di negara bagian tersebut.  Di lain pihak, wakil Ketua partai Kongres Rahul Gandhi mengatakan bahwa 39 per sen  dari kaum anak-anak di Gujarat  menghadapi salah-gizi.  Di dalam suatu tweet, Gandhi mengatakan negara bagian tersebut menghadapi krisi dokter dan biaya pemeliharaan kesehatan  adalah sangat tinggi.  Dia juga menimbulkan rasa prihatin  tentang jumlahnya kematian bayi di negara bagian tersebut.

Suatu deligasi komite  Kongres cabang negara bagian  Gujarat bertemu dengan  Kepala Utama urusan pemilihan negara bagian kemarin sore dan menyerahkan sebuah memorandum yang menuntut pemindahan tiga pejabat, termasuk dua pejabat Dinas Kepolisan India (IPS) yang tertuduh dalam  kasus-kasus bentrokan-bentrokan falsu, supaya dapat diadakan pemungutan suara secara bebas dan adil.  Wartawan AIR melaporkan bahwa kampanye untuk fase pertama dari pemilihan tersebut akan berakhir hari ini.