“Bank Dunia Meningkatkan Kepercayaan Pada Potensi Pertumbuhan Besar India”

Oleh : Anita Das / Aditya Raj Das :  Pada saat ketika pemerintah  Persekutuan Demokratik Nasional (NDA)yang dipimpin oleh Partai Bhartiya Janata (BJP) menjadi siap untuk memajukan reforma agar meningkatkan momentum pertumbuhan lebih lanjut, Bank Dunia menegaskan kembali keyakinannya dalam ketahanan ekonomi India yang kini memproyektir harkat pertumbuhan sebesar 7,3% pada 2018 dan 7,5% untuk dua tahun berikutnya.

Ketika mengakui kekuatan inheren dari ekonomi India, BANK dunia dalam laporannya, Prospek Ekonomi Global 2018 yang dikeluarkan baru-baru ini mencatat dengan rasa optimism bahwa India dengan suatu pemerintah “ambisius” mengadakan reforma-reforma komprehensif mempunyau potensi pertumbuhan lebih besar disbanding dengan ekonomi-ekonomi lain yang sedang muncul.

Ayhan Kose, Direktur dari Kelompok Prospek Perkembangan, Bank Dunia mengatakan bahwa dalam segala kemungkinan India  akan mencapai harkat pertumbuhan lebih besar daripada ekonomi-ekonomi pasar besar lainnya yang sedang muncul dalam decade berikutnya. Fokus harus jangan menjadi angka jangka pendek. Bank Dunia sedang melihat gambaran besar bagi India yang menyatakan bahwa India mempunyai potensi lebih besar.

Sebenarnya, bahkan PBB baru-baru ini dalam suatu laporan menyatakan bahwa ekonomi India diharapkan akan bertumbuh dengan  harkat 7,2% pada 2018 dan dengan 7,4% pada 2019. Bahkan walaupun ini masih adalah kurang dari harapan pemerintah yaitu 8% pada 2017-18, itu akan membantu India dalam mencapai titel ekonomi yang bertumbuh secara pesat dari Cina. Pada 2016, India melebihi Cina sebagai suatu ekonomi besar yang bertumbuh secara pesat di dunia, menyebarluas dengan 7,3% dan menguatkan posisinya sebagai stu-satunya tempat penting pada waktu pemerosotan ekonomi global. Sebagai dipertunjukkan oleh data GDP terakhir, dalam kwartel Juli-september 2017, India memulihkan kembali  dan  mencapai pertumbuhan GDPdengan 6,3%.

Ketika mendukung rasa sentimen dari Bank Dunia mengenai ketahanan ekonomi India, PBB dalam laporannya yang berjudul, Situasi dan Prospek Ekonomi Dunia 2018 menyatakan bahwa pandangan bagi India tetap lebih positif, didukung oleh konsumpsi swasta yang kuat dan investasi umum serta reforma-reforma strutural yang sedang berjalan.

Bank Dunia dan PBB tidak hanya adalah badan-badan utama yang mengadakan peramalan pertumbuhan ekonomi yang kuat bagi India. Sejumlah layanan keuangan yang utama mermalkan peningkatan kuat dalam harkat pertumbuhan GDP India dalam beberapa tahun mendatang. Perusahaan layanan keuangan yang utama, Morgan Stanley  memproyektir bahwa pertumbuhan GDP India diharapkan akan bertumbuh dengan 7,7% pada 2019.

Ketika menyatakan pandangan yang sama, badan peringkatan kredit yang berpusat di AS, Layanan Investor Moody’s juga menyatakan bahwa pertumbuhan GDP India akan berangsur-angsur meningkat sampai sekitar 8% dalam tiga sampai empat tahun berikutnya. Menurut perusahaan Moody’s, ekonomi  akan bertumbuh dengan harkat 7,5% dalam tahun fiskal 2017-18 dan dengan 7,7% dalam tahun fiskal 2018-19.

Badan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa reforma-reforma struktural sepeti pajak Barang-Barang dan Layanan (GST) dan Kode Kebankrutan akan membantu dalam memperbaiki kecenderugan pertumbuhan dalam jangka panjang. Dirasa secara lebih besar bahwz makin meningkatnya rasa optimismeyang dipertunjukkan oleh lembaga-lembaga keuangan global yang utama tentang potensi pertumbuhan India  akan membatu India menjadi sebagai suatu tempat besar untuk megadakan Investasi Langsung Luar Negeri (FDI). Misalnya, diuopgradasikan posisi India oleh badan peringkat Moody’s sebagai suatu tempat investasi attraktif selain dari menjadikan lebih gampang bagi perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan sunber-sunber di luar negeri.

Para ahli ekonomi merasa bahwa makin meningkatnya pandangan positif mengenai ekonomi India menyampaikan suatu pesan kuat dan jelas bahwa jalan yang dipilih oleh India untuk mengadakan reforma jangka panjang dan  konsolidasi fiskal diakui oleh kaum investor. Itu menyampaikan rasa sentimen global bahwa cerita pertumbuhan India lebih menjanjikan dari sebelumnya dan itu melihat perbaikan lebih lanjut dalam tingkat kepercayaan dari masyarakat investasi global.

Dirasa bahwa karena reforma-reforma mempunyai kunci untuk meningkatkan momentum pertumbuhan  dan meningkatkan jumlahnya investor prospektif, India  harus mendapatkan keuntungan secarasepenuhnya dari Anggaran Perbelanjaan mendatang  di bulan Pebruari 2018, untuk memulai reforma-reforma penting. Sekian.