Jumlah korban tewas mencapai 84 orang dalam badai debu

Jumlah korban tewas akibat badai debu hari Minggu, hujan dan kilat telah mencapai 84jiwa. Lima puluh dua orang tewas di Uttar Pradesh, 12 di Bengal Barat, 13 di Andhra Pradesh, 5 di Bihar dan dua kematian dilaporkan di ibu kota negara.

Di Uttar Pradesh, lima puluh dua orang terbunuh dalam hujanbadai dan badai petir. Kematian sembilan orang telah dilaporkan dari distrik Bareilly diikuti oleh delapan di Barabanki dan 6 di distrik Kasganj. Empat kematian dilaporkan dari Bulandshahr dan 3 dari Lakhimpur Kheri, masing-masing dua di Ghaziabad dan Saharanpur.

Di Andhra Pradesh, kematian dilaporkan dari distrik Srikakulam, Vizianagaram, Visakhapatnam dan Kadapa.

Di Bihar, lima orang tewas dalam badai salju pada Minggu malam.

Dua orang tewas di Chhapra sementara masing-masing di Patna, Samastipur dan Saharsa. Ladang Mangga, kelengkeng dan Jagung rusak. Ketua Menteri Nitish Kumar menginstruksikan para pejabat untuk memberikan bantuankepada keluarga yang terkena dampak.

Badai petir dan debu dengan kecepatan angin hingga 109 kilometer per jam menghantam Delhi dan daerah-daerah sekitarnya menewaskan dua orang dan melukai 19 lainnya.

Presiden Ram Nath Kovind dan Perdana Menteri Narendra Modi telah menyatakan kesedihan atas hilangnya nyawa.

Departemen Meteorologi telah mengatakan, badai petir terjadi karena sirkulasi gangguan barat di India Barat Laut dan angina timur yang kuat. Kepada AIR, pejabat senior Departemen Meteorologi, Dr Mrutyunjay Mohapatra mengatakan, badai akan berlanjut selama 2- 3 hari ke depan di bagian Utara-Barat, Timur dan Selatan negara itu.