India menyambut baik KTT AS-Korea Utara menyebutnya sebagai perkembangan positif

India telah menyambut Amerika Serikat – KTT Korea Utara yang diadakan di Singapura. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri mengatakan Selasa, ini adalah perkembangan positif dan India selalu mendukung semua upaya untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea melalui dialog dan diplomasi.

India berharap bahwa hasil KTT akan dilaksanakan, sehingga membuka jalan bagi perdamaian abadi dan stabilitas di kawasan ini.

Ia juga berharap bahwa penyelesaian masalah Semenanjung Korea akan mempertimbangkan dan mengatasi kekhawatiran India tentang hubungan proliferasi yang meluas ke lingkungan India.

Sebelumnya hari Selasa, Amerika Serikat memutuskan untuk memberikan jaminan keamanan kepada Korea Utara, sebagai ganti komitmen Pyongyang dan komitmen yang tak tergoyahkan untuk menyelesaikan denuklirisasi Semenanjung Korea.

Sementara itu, Korea Selatan menyebut pertemuan puncak Trump-Kim sebagai pembicaraan abad ini.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, berharap bahwa KTT akan sukses dan menghasilkan denuklirisasi lengkap, perdamaian dan era baru dalam hubungan antara kedua Korea dan Amerika Serikat.

China juga memuji pertemuan antara Trump dan Kim, menyerukan denuklirisasi penuh untuk menyelesaikan ketegangan di kawasan itu.

Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mengatakan kepada wartawan di Beijing bahwa untuk menyelesaikan masalah ini, harus ada denuklirisasi penuh, dan mekanisme perdamaian untuk mengatasi kekhawatiran keamanan Korea Utara yang masuk akal.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga menyambut baik penandatanganan dokumen itu.