Produksi Industri meningkat 4,9% di bulan April; peningkatan kinerja oleh manufaktur dan sektor pertambangan

Produksi industri meningkat 4,9 persen pada bulan April pada peningkatan kinerja oleh sektormanufaktur dan pertambangan serta kuatnya offtake barang modal.

Pertumbuhan industri, berdasarkan Indeks Produksi Industri (IIP), adalah 3,2 persen pada April tahun lalu. IIP untuk bulan Maret tahun ini telah direvisi naik menjadi 4,6 persen dari 4,4 persen yang diperkirakan sebelumnya.

Sesuai data yang dirilis oleh Kantor Statistik Pusat, sektor manufaktur yang menyumbang lebih dari 77 persen berat indeks, mencatat pertumbuhan 5,2 persen pada bulan April tahun ini, naik dari 2,9 persen tahun lalu. Demikian pula, output pertambangan tumbuh sebesar 5,1 persen, dibandingkan dengan 3 persen pada periode tahun lalu.

Di sisi lain, inflasi ritel mencapai tertinggi dalam empat bulan 4,87 persen pada bulan Mei pada buah dan sayuran yang lebih mahal, dan bahan bakar. Berdasarkan Indeks Harga Konsumen, inflasi ritel berada di 4,58 persen pada bulan April. Pada bulan Mei tahun laluinflasi ritelberada di titik terendah 2,18 persen.