Parlemen meloloskan RUU Perubahan SC / ST                                                    

Parlemen telah mengesahkan RUU Amandemen Scheduled Castes and Scheduled Tribes (Pencegahan Kekejaman), 2018, Rajya Sabha menyetujuinya dengan pemungutan suara. Lok Sabha telah meloloskannya.

RUU yang diamendemen telah menyingkirkan ketentuan untuk meminta izin terlebih dahulu bagi penangkapan mereka yang melakukan kekejaman terhadap Dalit.

Menanggapi perdebatan tentang RUU di Rajya Sabha, Menteri Keadilan dan Pemberdayaan Sosial Thaawar Chand Gehlot mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk kesejahteraan orang miskin dan melindungi kepentingan Dalit. Dia mengatakan, di bawah undang-undang, ada ketentuan menyiapkan pengadilan khusus untuk menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan kekejaman terhadap SC dan ST.

Menteri Gehlot menolak tuduhan oposisi bahwa RUU itu telah mendapat tekanan bahwa pemerintah telah mengambil beberapa langkah untuk kesejahteraan masyarakat yang lebih lemah.

Sebelumnya, memulai diskusi dalam sesi pasca-makan siang, Kumari Selja dari Kongres menuduh bahwa jumlah kejahatan tertinggi terhadap SC dan ST telah terjadi di provinsi-provinsi yang dikuasai BJP.

Dr Kirodi Lal Meena dari BJP menyerukan representasi SC dan ST yang lebih besar di peradilan yang lebih tinggi dan menuntut penghapusan sistem Collegium.