Maladewa: Partai yang berkuasa menantang hasil pemilihan di Mahkamah Agung

Di Maladewa, partai yang berkuasa yang dipimpin oleh Presiden Abdullah Yameen kemarin menantang hasil pemilihan 23 September di Mahkamah Agung. Progressive Party of Maldives (PPM) dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa partai telah kewalahan dengan banyak kekhawatiran yang berkaitan dengan pemilihan, termasuk tuduhan serius kecurangan pemungutan suara, penipuan, malpraktek dan korupsi. Dikatakan, keputusan untuk mencari bantuan hukum diambil sesuai dengan tanggapan oleh Dinas Kepolisian Maladewa. Komisi pemilu sebelumnya telah menolak tuduhan PPM dan mengumumkan kemenangan kandidat oposisi Ibrahim Mohamed Solih dengan catatan 38.000 suara margin. Pengadilan dapat membatalkan pemilihan jika ketidakberesan terbukti dan pengadilan memutuskan bahwa hasil pemilihan dapat berubah. Masa jabatan Presiden Yameen lima tahun berakhir pada 17 November, di mana Mr. Solih akan mengambil alih.