Putin: Jika AS mengembangkan rudal yang dilarang, begitu juga Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin hari Rabu memperingatkan Amerika Serikat bahwa jika negara itu keluar dari perjanjian senjata penting dan mulai mengembangkan jenis rudal yang dilarang olehnya, Moskow akan melakukan hal yang sama.

Putin menuduh AS membuat alasan untuk menarik keluar dari perjanjian itu. Dia mengatakan tampaknya AS percaya bahwa situasinya telah berubah begitu banyak sehingga harus memiliki senjata jenis ini.

Pernyataan Putin datang sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan pada pertemuan NATO bahwa Washington akan menangguhkan kewajibannya di bawah Traktat Pasukan Nuklir Tingkat Menengah (INF) dalam 60 hari, mengutip kecurangan Rusia.

Presiden Donald Trump awal tahun ini mengumumkan keputusannya untuk menarik diri dari INF, dengan menuduh Rusia dan Cina, yang bukan penandatangan perjanjian itu, karena melanggarnya.