21 Pemimpin oposisi mencari ulasan pesanan SC tentang kecocokan slip VVPAT dengan EVM

 

Dua puluh satu pemimpin Oposisi telah menggerakkan Mahkamah Agung untuk meminta peninjauan kembali atas perintahnya pada pencocokan jejak Audit Kertas yang dapat diverifikasi pemilih (VVPAT) dengan Mesin Voting Elektronik (EVM). Para pemimpin menegaskan kembali permintaan mereka untuk menghitung setidaknya 50 persen dari slip VVPAT. Permohonan ini ditolak oleh pengadilan puncak awal bulan ini.

Pengadilan kemudian mengarahkan Komisi Pemilihan untuk meningkatkan pencocokan acak slip VVPAT dengan EVM dari satu menjadi lima tempat pemungutan suara per segmen majelis dalam pemilihan umum yang sedang berlangsung.

Kepala Menteri Andhra Pradesh N Chandrababu Naidu kemarin meminta peninjauan atas pesanan tersebut dengan mengatakan bahwa peningkatan dari satu menjadi lima bukan angka yang masuk akal.