Presiden Sri Lanka memanggil konferensi semua partai setelah serangan hari Minggu


Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena telah memanggil konferensi semua partai hari ini untuk membahas situasi saat ini dan langkah-langkah masa depan setelah serangan hari Minggu yang menewaskan 359 orang. Presiden juga akan mengadakan pertemuan komite penasihat antaragama.

Sebelumnya, kepala polisi negara dan sekretaris pertahanan diminta untuk mengundurkan diri setelah pernyataan Presiden bahwa ia akan segera membuat perubahan dalam posisi keamanan yang tinggi karena ada kelalaian dalam melaksanakan tanggung jawab.

Sementara itu, situasi keamanan perlahan kembali normal karena tidak ada insiden besar yang dilaporkan kemarin. Pasukan keamanan telah mengambil kendali atas semua tempat-tempat sensitif dan penting dengan lebih dari enam ribu tentara Mesir dikerahkan di seluruh negeri. Penyelidikan terhadap serangan terus berlanjut dan beberapa orang ditangkap dari berbagai daerah dalam operasi semalam.

Lebih dari 60 orang ditangkap dengan 32 di bawah interogasi CID. Menteri pertahanan negara bagian Ruwan Wijewardena mengatakan kepada sebuah konferensi media kemarin bahwa sembilan pelaku bom bunuh diri terlibat di delapan lokasi dalam serangan itu dan identitas delapan dari mereka telah ditetapkan.

Koresponden AIR melaporkan bahwa situasi keamanan di Sri Lanka perlahan-lahan kembali normal ketika penyelidikan dalam serangan hari Minggu berlanjut. Penumpasan tersangka di seluruh negeri aktif dan beberapa orang ditangkap dalam operasi semalam di berbagai daerah. Menteri Pertahanan mengatakan bahwa sembilan pelaku bom bunuh diri terlibat dalam serangan termasuk seorang wanita.

Dia menyatakan khawatir bahwa sebagian besar penyerang berasal dari keluarga baik-baik dan salah satu dari mereka bahkan menerima pendidikan tinggi di Inggris. Beberapa tersangka telah melakukan perjalanan ke luar negeri di masa lalu dan hubungan mereka dengan organisasi teroris asing termasuk ISIS sedang diselidiki.