( Terjemahan Bahasa Indonesia Pidato Perdana Menteri  kepada bangsa dari Balu Arti Benteng Merah pada Hari Kemerdekaan ke73 – Agustus, 15, 2019 )

Saudara-saudara sekalian  sebangsaku yang terhormat,

Pada hari Kemerdekaan yang penuh khidmat ini, menyampaikan ucapan selamat kepada semua orang sebangsaku.

Hari ini juga merupakan festival Raksha Bandhan. Tradisi ini yang berjalan sejak berabad-abad, ini mengungkapkan rasa cinta kasih antara kakak dan adik. Saya menyampaikan ucapan selamat sebesar-besarnya kepada semua warga negara dan semua saudara-saudari kesempatan festival  Raksha Bandhan ini yang baik. Semoga festival ini yang penuh kasih saying, memenuhi harapan, aspirasi dan impian semua saudara-saudari kita, dan membawa kasih sayang dalam kehidupan mereka.

Hari ini, ketika negara ini merayakan festival kemerdekaan, orang-orang di beberapa bagian negara ini menghadapi kesulitan karena banjir dan hujan lebat. Banyak yang kehilangan orang yang mereka sayangi. Saya menyampaikan rasa duka cita kepada mereka. Pemerintah negara negara bagian, pemerintah pusat dan organisasi lain seperti NDRF berusaha siang dan malam untuk mengurangi  kesulitan semaksimal mungkin dan membawa situasi di bawah kontrol.

Hari ini, ketika kita merayakan hari Kemerdekaan yang penuh khidmat ini, saya memberikan penghormatan kepada semua orang yang meletakkan jiwa raganya, yang menghabiskan masa mudanya di rumah penjara, yang memeluk tiang gantungan, yang menanamkan semangat anti-kekerasan melalui Satyagraha demi pembebasan negara. Negara ini mencapai kemerdekaan di bawah kepemimpinan Bapu. Demikian pula, pada tahun-tahun sejak kemerdekaan banyak orang telah berkontribusi untuk perdamaian, kemakmuran, dan keamanan negara. Hari ini, saya juga memberi salut kepada orang-orang yang telah berkontribusi untuk memenuhi harapan dan aspirasi rakyat,  demi pembangunan, perdamaian dan kemakmuran India Merdeka.

Setelah pembentukan pemerintahan baru, sekali lagi saya merasa rendah hati dengan kesempatan untuk berinteraksi dengan Anda. Bahkan belum 10 minggu sejak pembentukan pemerintahan baru ini. Tetapi bahkan dalam periode sepuluh minggu yang singkat, telah dilakukan upaya di semua bidang dan di setiap arah, dimensi baru telah ditambahkan. Orang-orang telah mempercayakan kami untuk melayani mereka sehingga mereka dapat mencapai harapan, asa, dan aspirasi mereka. Kami berdedikasi untuk melayani  Anda dengan penuh pengabdian , tanpa membuang waktu.

Mencabut kembali Pasal 370 dan 35A dalam waktu 10 minggu adalah langkah penting menuju pemenuhan impian Sardar Vallabh Bhai Patel.

Hanya dalam sepuluh minggu, kami membuat keputusan besar seperti membuat undang-undang terhadap Triple Talaq untuk melindungi hak-hak wanita Muslim kami, membuat amandemen besar dalam hukum untuk melawan terorisme dan membuatnya lebih ketat dan kuat; telah mentransfer sekitar 900.000 juta rupee ke rekening bank petani yang merupakan penerima manfaat dari PM Kisan Samman Nidhi Yojana.

Orang-orang dari komunitas pertanian, wirausahawan kecil kita,  tidak akan pernah percaya bahwa mereka akan dapat memanfaatkan skema pensiun dan menjalani kehidupan yang bermartabat bahkan setelah mereka mencapai usia 60 tahun, ketika mereka secara fisik lemah dan membutuhkan dukungan. Kami telah menerapkan Skema Pensiun untuk memenuhi kebutuhan ini.

Krisis air merupakan masalah besar akhir-akhir ini. Diramalkan bahwa krisis air yang akan datang sedang menatap wajah kita. Mengantisipasi situasi seperti itu, kami telah mengumumkan pembentukan Kementerian Jal Shakti baru yang berdedikasi di mana Pemerintah Pusat dan Negara-Negara Bagian akan bersama-sama mengembangkan skema dan kebijakan untuk mengatasi masalah krisis air.

Negara kita membutuhkan dokter dalam jumlah besar bersama dengan fasilitas kesehatan yang kuat. Untuk memenuhi kebutuhan ini kita memerlukan undang-undang baru, peningkatan infrastruktur, pemikiran baru dan menciptakan peluang baru untuk memotivasi kaum muda untuk mengambil pendidikan kedokteran. Mengingat hal ini, kami telah merumuskan undang-undang dan mengambil langkah-langkah penting untuk membawa transparansi dalam Pendidikan Kedokteran.

Sekarang kita menemukan insiden pelanggaran hak anak di seluruh dunia dan India tidak akan membiarkan anak-anaknya menjadi rentan. Diperlukan undang-undang ketat untuk melindungi hak  anak-anak dan ini telah diberlakukan.

Saudara-saudara sekalian, Anda memberi pada saya kesempatan untuk melayani Anda semua selama lima tahun dari 2014-2019. Kami menyadari kesulitan yang dihadapi oleh orang biasa untuk memanfaatkan fasilitas dasar. Selama lima tahun terakhir, pemerintah kami telah berupaya menyediakan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi rakyat umum. Upaya khusus telah dilakukan untuk memfasilitasi mereka yang tinggal di desa-desa, dan mereka yang miskin, terpinggirkan, menjadi korban, dieksploitasi, dirampas dan orang-orang suku bangsa. Kami bekerja tanpa henti-hentinya ke arah ini untuk membawa bangsa kembali ke jalur menuju pembangunan. Tetapi waktu sudah berubah. Ketika 2014-2019 adalah periode untuk memenuhi kebutuhan dasar Anda, tahun-tahun dari 2019 dan seterusnya akan melihat aspirasi dan impian Anda terpenuhi. 

Seperti apakah seharusnya abad ke-21 India? Seberapa cepat seharusnya ini bergerak? Betapa ekstensif, haruskah ini bekerja, ketinggian apa yang harus diusahakannya – kita mengambil langkah satu demi satu dengan membuat peta jalan untuk lima tahun ke depan, dengan mempertimbangkan  semua hal tersebut. Pada 2014, itu adalah permulaan baru bagi saya. Sebelum pemilihan pada tahun 2013-2014, saya melakukan perjalanan ke seluruh negeri dan mencoba memahami perasaan orang-orang sebangsa kita. Tetapi setiap orang memiliki kekecewaan tercermin pada wajah mereka, semua orang memiliki kekhawatiran. Orang-orang dulu bertanya-tanya apakah negara ini bisa berubah sama sekali. Bisakah negara ini berubah dengan perubahan pemerintahan? Perasaan putus asa telah meresap ke dalam pikiran orang umum. Ini adalah hasil dari pengalaman mereka selama periode yang lama – harapan tidak bertahan lama, mereka tenggelam dengan putus asa  secara cepat. Tetapi ketika pada tahun 2019, setelah kerja keras selama lima tahun, hanya dengan pengabdian kepada masyarakat awam, hanya dengan dedikasi kepada rakyat jelata negara kita di hati saya, hanya dengan jutaan warga negaraku di hati saya – dengan perasaan ini kami maju terus, mendedikasikan setiap saat untuk itu. Ketika kami bersaing pemilihan untuk berkuasa kembali pada 2019, saya terkejut. Suasana negara telah berubah. Keputus-asaan telah berubah menjadi harapan, mimpi dihubungkan dengan resolusi, prestasi terlihat jelas dan orang umum memiliki hanya satu tekad yaitu ia dapat mengubah negaranya. Ya ini adalah perasaan bahwa Kami juga dapat mengubah negara kami dan bahwa kami tidak boleh tertinggal di belakang.


Perasaan dari 1300 juta warga negara, gema emosi ini memberi pada kita kekuatan baru, iman baru. Kami sudah mulai dengan mantra Sabka Saath-Sabka Vikas, tetapi dalam lima tahun, orang-orang desa telah melukiskan seluruh suasana di negara ini dengan satu lagi semboyan Sabka Vishwas. Kepercayaan dan keyakinan dari semua orang poada kita selama lima tahun terakhir akan mengilhami kita untuk melayani bangsa dengan lebih kuat. Saya telah melihat dalam pemilihan baru-baru ini dan saya telah merasakan bahwa ini adalah pemilihan di mana tidak ada politisi yang bersaing, tidak ada partai politik yang bersaaing, baik Modi maupun teman teman Modi tidak  bersaing dalam pemilihan tersebut. Orang-orang India lah yang bersaing dalam pemilihan, 1300 juta warga negara yang bersaing dalam pemilihan. Mereka bersaing demi mimpi mereka sendiri. Sifat sebenarnya dari Demokrasi dapat dilihat dalam pemilihan ini. 

Saudara suadara sebangsaku, solusi untuk masalah itu adalah- bersama dengan periode mimpi, tekad dan prestasi – kita harus berjalan bersama sekarang. Jelaslah bahwa rasa kemandirian berkembang ketika masalah diselesaikan. Solusi untuk masalah mendorong kecepatan kemandirian. Ketika kemandirian terjadi, harga diri berkembang secara otomatis dan harga diri memiliki potensi yang sangat kuat. Kekuatan harga diri lebih besar daripada apa pun dan ketika ada solusi, resolusi, kemampuan, harga diri, maka tidak ada yang bisa menghalangi kesuksesan. 

Dan dewasa ini, dengan perasaan harga diri itu itu kami bertekad untuk bergerak maju untuk mencapai ketinggian baru dari kesuksesan. Ketika kita mencoba untuk menyelesaikan masalah, kita tidak boleh berpikir secara terpisah.  Akan ada kesulitan. Upaya setengah hati yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan tepuk tangan tidak akan membantu dalam memenuhi impian negara. Kita harus berusaha untuk menghapuskan masalah masalah dari akarnya.

Anda akan melihat bagaimana wanita dari kaum Muslim kita dulu hidup dalam ketakutan dengan ancaman Triple Talaq yang selalu menggantung di atas kepalanya. Bahkan jika mereka tidak dicerai Triple Talaq, mereka terus dihantui oleh ketakutan bahwa mereka dapat dicerai  kapan saja. Banyak negara Islam telah lama menghapus praktik jahat ini. Tetapi untuk beberapa alasan kami selalu ragu ragu untuk memberikan hak kepada ibu dan wanita Muslim kami. Jika, kita dapat menghapuskan praktik Sati Pratha, jika kita dapat memberlakukan undang-undang untuk mengakhiri pembunuhan janin perempuan, jika kita dapat meningkatkan suara menentang pernikahan anak, jika kita dapat mengambil langkah-langkah keras terhadap sistem mahar di negara ini, maka mengapa kita tidak dapat mengeluarkan suara kita terhadap Triple Talaq? Kami telah mengambil keputusan penting ini dalam semangat demokrasi dan Undang Undang Dasar India, untuk menghormati pemikiran Baba Saheb Ambedkar sehingga wanita Muslim kami mendapatkan hak yang sama; sehingga kepercayaan baru dihasilkan di dalamnya; sehingga mereka juga menjadi peserta aktif dalam perjalanan pembangunan India. Keputusan semacam itu bukan untuk keuntungan politik. Mereka menjamin perlindungan abadi bagi para ibu dan perempuan kita.

 

Demikian pula, saya akan memberikan contoh lain. Apa alasan di belakang pencabutan kembali Pasal 370 dan 35A? Ini adalah ciri khas pemerintahan ini. Kami tidak menghindari masalah, kami juga tidak membiarkan masalah masalah bernanah. Tidak ada waktu untuk menunda atau mengabaikan masalah. Pekerjaan yang tidak dilakukan dalam 70 tahun terakhir telah selesai dalam 70 hari setelah pemerintahan baru ini berkuasa kembali. Pencabutan Pasal 370 dan 35A telah disahkan di Majelis Tinggi Rajya Sabha dan Majelis Rendah Lok Sabha dengan  mayoritas dua pertiga. Ini berarti bahwa semua orang menginginkan keputusan ini, tetapi mungkin mereka sedang menunggu seseorang untuk mengambil inisiatif dan meneruskannya. Saya datang untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada saya oleh rakyat sebangsaku. Saya bekerja tanpa mementingkan diri sendiri.

Kami bergerak maju dengan mengatur kembali susunan Jammu dan Kashmir. Selama 70 tahun setiap pemerintah berusaha melakukan upaya untuk mengadakan sesuatu tentang itu.

Tetapi hasil yang diinginkan tidak tercapai, dan ketika hasil yang diinginkan tidak tercapai, ada kebutuhan untuk berpikir baru dan mengambil langkah baru. Adalah tanggung jawab kita untuk melihat bahwa aspirasi rakyat Jammu, Kashmir dan Ladakh dipenuhi. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk memberikan sayap baru bagi impian mereka. Tanggung jawab ini harus dipikul oleh semua 1,30 milyar rakyat bangsaku. Untuk memenuhi komitmen ini, kami telah berupaya menghapuskan  rintangan apa pun yang ada di sana.

Sistem yang berlaku selama tujuh puluh tahun terakhir telah memperburuk separatisme dan melahirkan terorisme. Itu telah mendorong pemerintahan dinasti dan dengan cara memperkuat fondasi korupsi dan diskriminasi. Kita harus melakukan upaya agar para wanita Jammu & Kashmir dan Ladakh mendapatkan hak mereka. Kita harus melakukan upaya agar saudara-saudari dari kasta dalit yang tinggal di sana, mendapatkan hak-hak yang dirampas selama ini. Hak-hak yang dinikmati oleh orang-orang suku bangsa di India juga harus tersedia bagi saudara lelaki dan saudari perempuan  dari suku bangsa di Jammu & Kashmir dan Ladakh. Ada beberapa komunitas seperti itu, misalnya Gujjar, Bakarwal, Gaddi, Sippi atau Balti – semua komunitas seperti itu harus diberdayakan dengan hak politik. Sangat mengejutkan bahwa di Jammu & Kashmir ada restriksi hukum terhadap orang-orang Safai Karamchari. Impian mereka diinjak-injak. Sekarang, kami telah membebaskan mereka dari belenggu semacam itu.

Pada waktu pembagian India, berjuta-juta orang terpaksa meninggalkan rumah leluhur mereka tanpa kesalahannya. Mereka yang menetap di Jammu & Kashmir tidak mendapatkan hak asasi manusia, maupun hak kewarganegaraan. Ada orang-orang dari daerah perbukitan yang tinggal di Jammu & Kashmir. Kami bermaksud mengambil langkah-langkah untuk kesejahteraan mereka juga.


Saudara saudara sekalian sebangsaku, perdamaian dan kemakmuran Jammu & Kashmir dan Ladakh bisa menjadi inspirasi bagi India. Mereka dapat berkontribusi besar bagi perkembangan India. Kita perlu melakukan upaya untuk mengembalikan masa lalu mereka yang mulia. Sistem baru yang muncul setelah diambil langkah baru-baru ini akan menciptakan fasilitas yang secara langsung akan bermanfaat bagi rakyat Negara Bagian tersebut. Sekarang, siapa pun di Jammu dan Kashmir, seperti orang India lainnya, dapat menghubungi Pemerintah Pusat di Delhi. Tidak akan ada rintangan di antara keduanya. Kami telah menempatkan sistem seperti itu. Tindakan kami baru-baru ini untuk menghapuskan Pasal 370 dan 35 A telah disambut baik oleh seluruh negara dan juga oleh orang-orang dari semua partai politik di negara ini, tanpa kecuali. Beberapa secara terbuka mendukung kami sementara yang lain memberikan dukungan diam-diam. Tetapi beberapa di koridor kekuasaan, dalam upaya untuk mengambil faedah politik dengan pertimbangan bank suara, mendukung Pasal 370. Negara ini menuntut jawaban dari mereka yang mendukung Pasal 370, bahwa jika Pasal 370 dan 35- A sangat penting. Jika Pasal 370 begitu penting maka mengapa partai partai  yang berkuasa tidak menjadikannya permanen dalam 70 tahun terakhir meskipun memiliki mayoritas besar? Mengapa itu disimpan sebagai peraturan hukum temporer? Jika ada begitu banyak keyakinan, Anda harus bergerak maju dan menjadikannya permanen. Ini berarti bahwa Anda tahu selama ini bahwa keputusan yang diambil untuk menciptakan pasal-pasal tersebut di dalam Undang Undang Dasar tidak benar. Tetapi Anda tidak memiliki keberanian dan keinginan untuk mengubahnya. Kekhawatiran tentang masa depan politik terus muncul. Bagi saya, masa depan negara adalah segalanya, masa depan politik tidak ada artinya. Para pembuat Undang Undang Dasar dan tokoh besar kita seperti Sardar Vallabh Bhai Patel mengambil keputusan berani dan penting ini bahkan selama masa-masa sulit itu, dengan tetap mengingat tujuan integrasi nasional dan penyatuan politik. Latihan menuju integrasi nasional berhasil, tetapi beberapa kesulitan telah dihadapi karena Pasal 370 dan 35A.

Hari ini, ketika saya berbicara dengan bangsa dari Benteng Merah, saya dapat dengan bangga mengatakan bahwa setiap orang India hari ini dapat berbicara tentang Satu Bangsa, Satu Undang Undang Dasar dan kami sedang berusaha untuk memenuhi impian Sardar Sahib tentang Ék Bharat Shreshtha Bharat. Jadi kita harus mengembangkan sistem seperti itu yang memperkuat persatuan negara dan berfungsi sebagai pemerkuat, dan proses ini harus terus berlanjut. Seharusnya bukan hanya sebagai langkah sementara tetapi sebagai  proses yang berkelanjutan.

Melalui pajak GST kami telah memenuhi impian  Satu Bangsa Satu Pajak. Demikian pula, kami berhasil mencapai impian  Satu Bangsa, Satu Jaringan di sektor energi baru-baru ini.

Demikian juga, kami telah mengembangkan sistem kartu Satu Bangsa, Satu Mobilitas dan saat ini ada perdebatan nasional tentang mengadakan pemilihan serentak di negara ini. Diskusi ini harus dilakukan secara demokratis. Kita harus menambahkan banyak ide baru seperti itu untuk mewujudkan impian kita tentang Ek Bharat, Shreshtha Bharat.

Saudara-saudara sebangsaku, negara ini harus mencapai ketinggian yang lebih baru, negara ini harus membuat jejaknya secara global. Untuk ini kita harus mengubah sikap terhadap pengentasan kemiskinan di negara ini. Seharusnya tidak diperlakukan sebagai bantuan, tetapi sebagai kontribusi tanggung jawab kami untuk membangun masa depan yang cerah bagi negara karena kita harus membebaskan diri dari cengkeraman kemiskinan dengan biaya berapa pun. Sejumlah upaya sukses telah dilakukan selama 5 tahun terakhir untuk mengurangi kemiskinan. Kami telah mencapai lebih banyak kesuksesan daripada sebelumnya dan dengan kecepatan yang lebih besar. Sedikit rasa hormat dan dukungan kepada orang miskin dapat meningkatkan harga dirinya dan menyelamatkan  mereka keluar dari cengkeraman kemiskinan tanpa bantuan pemerintah.

Ia akan mampu mengalahkan kemiskinan dengan kekuatannya sendiri. Saudara-saudaraku, yang miskinlah memiliki kekuatan untuk berjuang melawan segala kesulitan. Dia mengatasi cuaca dingin ekstrem dengan kekuatannya sendiri. Kita perlu tunduk di hadapan kekuatan di dalamnya untuk menghadapi kesulitan dan membantu mereka agar dapat mengatasi menghilangkan tantangan di kehidupannya sehari-hari.

Mengapa orang miskin tidak memiliki toilet, tidak ada listrik di rumah, tidak ada rumah untuk tinggal, tidak ada persediaan air dan tidak ada rekening bank. Mengapa mereka harus dipaksa pergi ke pemberi pinjaman uang untuk mengambil pinjaman melalui hipotek? Ayo, mari kita melakukan upaya untuk meningkatkan harga diri, kepercayaan diri dan harga diri orang miskin.

Saudara-saudara sekalian, sudah lebih dari 70 tahun sejak Kemerdekaan. Semua pemerintah telah melakukan banyak pekerjaan dengan caranya sendiri. Setiap pemerintah, terlepas dari partai, baik itu di pusat atau negara bagian, telah mencoba dengan caranya sendiri. Faktanya tetap saja bahwa saat ini hampir setengah dari rumah tangga di India tidak memiliki air minum. Orang harus berjuang untuk mendapatkan air minum. Para ibu dan perempuan harus menempuh jarak 2, 3, 5 km dengan membawa ember atau kendi air di kepala mereka. Sebagian besar dari kehidupan mereka dihabiskan untuk memperjuangkan air. Oleh karena itu, pemerintah ini telah memutuskan untuk menekankan pada tugas khusus dan ini adalah – bagaimana memastikan ketersediaan air di setiap rumah. Bagaimana setiap rumah mendapatkan air, air minum murni ? Jadi saya menyatakan dari Benteng Merah hari ini bahwa di hari-hari yang akan datang, kita akan meneruskan Misi ‘Jal-Jeevan’. Pemerintah pusat dan negara bagian akan bersama-sama mengerjakan Misi ‘Jal-Jeevan’ ini. Kami telah berjanji untuk menghabiskan lebih dari 35 milyar Rupee untuk misi ini di tahun-tahun mendatang. Pekerjaan harus dilakukan pada konservasi air, irigasi, panen air hujan, air laut atau pengolahan air limbah, dan ‘ Setiap Tetes Air, Lebih Banyak Irigasi Mikro Tanaman untuk para petani. Kampanye konservasi air harus diluncurkan, menciptakan kesadaran di masyarakat umum tentang air, membangkitkan kepekaan mereka sehingga mereka memahami pentingnya air; bahkan anak-anak harus diajarkan tentang konservasi air sebagai bagian dari kurikulum mereka di masa kecil mereka. Kita harus bergerak maju dengan keyakinan bahwa dalam lima tahun ke depan kita harus melakukan lebih dari empat kali pekerjaan yang telah dilakukan dalam 70 tahun terakhir untuk konservasi air dan untuk menghidupkan kembali sumber-sumber air. Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi.  Seorang suci Thiruvalluvar ji yang agung telah menyatakan ratusan tahun yang lalu ketika mungkin tidak ada yang akan memikirkan krisis air dan pentingnya air. 

Dan kemudian orang suci itu, yaitu Thiruvalluvar ji mengatakan NeerIndri Amiyadhu Ulganein नीरिंडरी अमियदु उलगनें yang berarti bahwa jika air mulai menghilang, maka proses alam menjadi terganggu dan akhirnya berakhir. Ini memulai proses penghancuran total.

Saya lahir di negara bagian Gujarat. Di Gujarat Utara, ada kota peziarah Jain bernama Mahudi. Sekitar 100 tahun yang lalu hiduplah seorang suci Jain yang lahir di keluarga petani. Dia dulu bekerja di ladang tetapi di bawah pengaruh Jainisme. Ia menjadi seorang suci Jain bernama Budhi Sagar ji Maharaj. Dia meninggalkan beberapa tulisan suci 100 tahun yang lalu di mana dia membagikan firasat bahwa akan ada suatu waktu ketika air akan dijual di toko bahan makanan. Dapatkah Anda bayangkan bahwa kata-kata orang suci itu yang ditulis seratus tahun yang lalu sebenarnya telah menjadi kenyataan sekarang. Apa yang diprediksi seabad yang lalu sekarang menjadi kenyataan, dan sekarang  ini, kita semua sebenarnya membeli air dari toko kelontong.

Saudara saudara sebangsaku, kami tidak boleh lelah dalam upaya kami, kami juga tidak akan berhenti atau ragu untuk bergerak maju.

Kampanye tentang konservasi air ini seharusnya tidak hanya tetap menjadi inisiatif pemerintah. Itu harus menjadi gerakan rakyat seperti Swacchh Bharat Abhiyan kami. Kami harus meneruskan gerakan ini dengan bantuan cita-cita, aspirasi, dan upaya rakyat jelata.

Saudara saudara sekalian sebangsaku yang terhormat, bangsa kita telah mencapai fase ketika kita harus transparan tentang segalanya.

Sekarang sudah tiba saatnya kita harus menghadapi tantangan secara langsung. Kadang-kadang keputusan diambil dengan mengingat keuntungan politis tetapi itu merugikan pertumbuhan generasi masa depan negara kita. Saya ingin menyoroti masalah ledakan populasi di satu negara dari perlindungan Benteng Merah hari ini.

Populasi yang meningkat secara pesat ini menimbulkan berbagai tantangan baru bagi kita dan generasi masa depan kita.

Dalam masyarakat kita, ada bagian yang sangat sadar akan konsekuensi dari pertumbuhan populasi yang tidak terkendali. Mereka semua pantas mendapatkan penghargaan dan rasa hormat. Ini juga ungkapan mereka tentang  betapa besar mereka mencintai bangsanya. Sebelum memiliki bayi, mereka mengambil keputusan yang dipertimbangkan dengan baik apakah mereka akan dapat memenuhi kebutuhan anak dan memenuhi impiannya dengan memainkan peran sebagai orang tua yang bertanggung jawab.

Dengan mengingat parameter-parameter ini, sebagian kecil warga yang bertanggung jawab ini termotivasi untuk menjaga keluarganya agar tetap kecil. Mereka tidak hanya berkontribusi untuk kesejahteraan keluarga mereka tetapi juga untuk kebaikan bangsa. 

Mereka mengekspresikan patriotisme. Saya ingin semua orang di masyarakat kita memperhatikan kehidupan mereka dengan cermat dan melihat seberapa banyak mereka telah melayani keluarganya dengan membatasi ukuran keluarga. Ini adalah tentang bagaimana keluarga telah bergerak maju hanya dalam satu atau dua generasi, bagaimana anak-anak mendapatkan pendidikan, bagaimana keluarga bebas dari penyakit, seberapa baik keluarga memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Kita harus belajar dari mereka. Sebelum seorang anak lahir di keluarga kita, kita harus berpikir – sudahkah saya mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan anak? Atau akankah saya membiarkannya tergantung pada masyarakat? Apakah saya akan membiarkan anak tidak diasuh? Tidak ada orang tua yang dapat terus melahirkan anak-anak yang terpaksa menjalani kehidupan seperti ini dan oleh karena itu diperlukan kesadaran sosial.

Orang-orang yang telah memainkan peran besar ini perlu dihormati, dan dengan menjadikan mereka sebagai contoh, kita perlu menginspirasi segmen masyarakat yang masih belum memikirkan hal ini. Kita perlu merasa khawatir tentang ledakan populasi.

Pemerintah juga harus maju melalui skema yang berbeda. Baik itu Pemerintah Negara Bagian atau Pemerintah Pusat – setiap orang harus berjalan bersama untuk memikul tanggung jawab ini. Kita tidak bisa memikirkan masyarakat yang tidak sehat, kita tidak bisa memikirkan masyarakat yang tidak berpendidikan. Di India di abad ke-21, kemampuan untuk memenuhi impian dimulai dengan seseorang, dimulai dengan keluarga. Jika populasi tidak berpendidikan, tidak sehat, maka baik rumah maupun negara tidak bisa merasa berbahagia. Jika populasi berpendidikan, diberdayakan, dan terampil dan memiliki sarana yang memadai tersedia untuk mencapai suasana yang tepat untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan mereka, maka saya pikir negara  dapat memenuhi hal-hal tersebut.

Saudara-saudara sebangsaku, Anda tahu betul bahwa korupsi dan nepotisme telah merusak negara kita di luar imajinasi dan memasuki kehidupan kita seperti rayap. Kami terus berusaha menyingkirkan mereka. Ada juga keberhasilan, tetapi penyakit ini sangat mengakar, penyakit ini menyebar sangat luas sehingga kita harus terus berupaya dan juga di setiap tingkat, bukan hanya di tingkat pemerintah, dan kita harus terus melakukan itu  secara terus menerus.

Semua pekerjaan tidak bisa dilakukan sekaligus, kebiasaan buruk seperti penyakit kronis. Terkadang sembuh, tetapi terkadang kambuh. Ini juga merupakan penyakit yang telah kami ambil banyak langkah, untuk menghilangkannya dengan penggunaan teknologi yang berkelanjutan. Setiap upaya telah dilakukan untuk memperkuat kejujuran dan transparansi di semua tingkatan.

Anda pasti telah melihat itu segera setelah pembentukan Pemerintah, dan juga dalam lima tahun terakhir Pemerintah telah memecat banyak pejabat tinggi. Semua orang yang menciptakan hambatan diberitahu bahwa negara tidak membutuhkan lagi  layanan mereka dan mereka telah dipecat.

Saya percaya bahwa harus ada perubahan dalam sistem, tetapi pada saat yang sama harus ada perubahan dalam tatanan sosial. Seiring dengan perubahan dalam tatanan sosial, perubahan dalam pola pikir dan kepercayaan orang-orang yang menjalankan sistem juga sangat penting. Maka baru lah melalui ini  hasil yang diinginkan dapat dicapai.

Saudara saudara sekalian,  negara ini, dari satu segi, telah matang setelah bertahun-tahun sejak tercapainya kemerdekaan.

Kami akan merayakan peringatan 75 tahun Kemerdekaan. Kemerdekaan ini sama berharganya bagi kita dengan nilai-nilai etika, sikap, dan kepekaan kita. Setiap kali saya mengadakan pertemuan dengan pejabat yang selalu saya sebutkan, saya tidak membicarakannya di depan umum tetapi hari ini saya merasa ingin berbicara, saya berulang kali menasihati para pejabat bahwa setelah bertahun-tahun dari kemerdekaan kita tidak dapat melakukan sesuatu untuk mengurangi birokrasi dan mengurangi keterlibatan Pemerintah dalam kehidupan sehari-hari masyarakat umum.

Arti dari India Merdeka bagi saya adalah menciptakan ekosistem yang secara bertahap mengurangi keterlibatan pemerintah dalam kehidupan rakyatnya. Ini akan memberi kepada orang pilihan untuk memutuskan nasib mereka sendiri dan memulai arah mana pun yang mereka inginkan demi kepentingan nasional, demi  perbaikan keluarga mereka dan dalam mengejar impian mereka.

Warga seharusnya tidak merasakan ada tekanan dari pemerintah tetapi pada saat yang sama selama krisis pemerintah jangan sampai tidak hadir.  Pemerintah seharusnya tidak mengerahkan atau menginginkan, tetapi mari kita semua maju dengan impian kita. Pemerintah harus selalu berdiri di samping kita, sebagai pendamping. Jika diperlukan, masyarakat harus diyakinkan bahwa Pemerintah selalu ada untuk mendukung mereka. Bisakah kita membuat sistem seperti itu?

Kami telah menghapus beberapa hukum dan aturan yang tidak perlu yang telah dianggap berlebihan. Dalam lima tahun terakhir saya telah menghapus, secara praktis, satu hukum yang mubazir setiap hari. Mungkin orang awam tidak menyadarinya, – menghapus satu hukum usang setiap hari berarti hampir 1.450 hukum telah dihapuskan dengan tujuan untuk mengurangi beban dari kehidupan manusia biasa. Pemerintah baru merampungkan hanya sepuluh minggu di kantor, dan sudah 60 undang-undang telah dihapuskan dengan tujuan untuk membawa ‘Kemudahan Hidup’. ‘Kemudahan Hidup’ sangat penting bagi India Merdeka dan kami berkomitmen untuk fokus pada ‘Kemudahan Hidup’ dan ingin meneruskannya.

Sampai sekarang, kami telah membuat banyak kemajuan menuju ‘Kemudahan melakukan bisnis.’ Kami bertujuan untuk masuk kelompok  Lima Besar di peringkat global dan untuk ini akan diperlukan beberapa reformasi; siapa pun yang ingin mendirikan usaha kecil atau industri, menghadapi beberapa masalah kecil dan besar,  seperti mengisi beberapa formulir, pergi dari pilar ke pos, ia harus melakukan kunjungan ke sejumlah kantor, tetapi ia masih belum mendapatkan sanksi yang diperlukan. Dalam upaya membongkar jaringan yang rumit ini, membawa reformasi demi reformasi, membawa Pemerintah Pusat dan Negara Bagian agar bekerja sama , membawa kota dan kota metropolitan agar bekerja sama, kami telah mampu mencapai tingkat keberhasilan yang adil menuju ‘Kemudahan berbisnis.’

Di seluruh dunia ada kesadaran yang makin meningkat bahwa negara berkembang sebesar seperti  India, sesuatu Negara berkembang dapat bermimpi besar dan membuat lompatan besar. ‘Kemudahan melakukan bisnis’ sepertinya hanya tonggak sejarah; Tujuan utama saya adalah untuk mencapai ‘Kemudahan hidup’, – di mana orang biasa tidak perlu lari sana sini untuk mendapatkan sanksi pemerintah / Izin resmi, ia mendapatkan haknya dengan mudah dan dengan demikian ada kebutuhan bagi kita untuk melanjutkan hal tersebut dalam arah ini.

Saudara-saudaraku yang terhormat, bangsa kita harus bergerak maju, tetapi negara sekarang tidak dapat menunggu lebih lama untuk kemajuan bertahap, kita harus mengambil lompatan besar, kita harus mengubah cara pemikiran kita. Untuk membuat India mencapai Standar Global, kita perlu membangun infrastruktur modern.

Terlepas dari sikap sedih, orang biasa selalu memimpikan sistem yang baik. Mereka menyukai hal-hal baik; mereka telah mengembangkan rasa untuk itu. Jadi kami telah memutuskan untuk menginvestasikan 100 milyar rupee untuk infrastruktur modern dalam periode waktu ini. Ini akan menghasilkan lapangan kerja; akan mengembangkan sistem baru dan berbagai aspirasi akan dipenuhi. Baik itu, Proyek Sagarmala atau Proyek Bharat Mala, stasiun kereta api modern, stasiun bus atau bandara, rumah sakit modern atau lembaga pendidikan kelas dunia, kami ingin mengembangkan seluruh infrastruktur. Sekarang negara ini juga membutuhkan pelabuhan laut. Orang-orang biasa telah berubah dan kita harus mengerti itu.

Sebelumnya, jika diambil keputusan di atas kertas bahwa stasiun kereta api akan dibangun di daerah tertentu, dulu ada perasaan positif selama bertahun-tahun bersama bahwa stasiun kereta api baru akan tersedia di suatu tempat di dekatnya. Waktu telah berubah sekarang. Warga biasa tidak lagi puas hanya dengan stasiun kereta api. Mereka akan segera bertanya, “Kapan Vande Bharat Express akan datang ke daerah kami?” Pemikiran mereka telah berubah. Jika kita membangun stasiun bus yang sangat bagus atau stasiun kereta api bintang lima, orang tidak akan mengatakan “dilakukan dengan baik”. Mereka akan segera bertanya, “Kapan bandara siap”? Itu berarti pemikiran mereka telah berubah. Orang-orang yang senang dengan hanya mendapatkan penghentian kereta api sekarang bertanya, “Tidak apa-apa, tapi kapan bandara akan dibuka di sini?”

Orang-orang yang dulu pernah bertanya, “Kapan jalan darat akan dibangun di daerah kami?” Sekarang orang bertanya, “Apakah jalan itu akan terdiri dari 4 jalur atau 6 jalur?” Mereka tidak puas dengan jalan darat lagi. Saya pikir ini adalah perubahan yang sangat signifikan bagi  India yang penuh aspirasi.

Sebelumnya, bahkan ketika melihat tiang listrik tergeletak di tanah, orang-orang biasanya senang, berpikir bahwa listrik telah dating di daerahnya bahkan jika tiang belum didirikan. Tetapi sekarang bahkan setelah pemasangan kabel transmisi dan meter listrik, orang-orang bertanya, “Kapan kita akan mendapat  arus listrik 24 jam?” Mereka tidak lagi puas hanya dengan tiang dan kabel.

Sebelumnya, ketika ponsel sedang populer, orang-orang puas bahwa ponsel akhirnya tiba. Tetapi sekarang mereka membahas tentang kecepatan data. Kita harus memahami transformasi psikologi dan perubahan zaman ini. Kita harus bergerak maju di banyak bidang, dengan Tolok Ukur Global seperti infrastruktur modern, energi bersih, ekonomi berbasis gas, jaringan gas, mobilitas elektronik, dll.

Saudara-saudara sebangsaku yang tercinta, umumnya pemerintah negara kita diidentifikasi dengan apa yang telah mereka lakukan di daerah tertentu atau untuk komunitas atau kelompok tertentu. Secara umum, pemerintah dan orang-orang menilai dengan tolok ukur untuk berapa banyak yang telah diberikan oleh pemerintah atau kepada siapa itu telah diberikan oleh pemerintah. Ini dianggap cukup baik. Mungkin itu adalah kebutuhan jaman  dan paksaan pada waktu itu. 

Namun terlepas dari apa pun, bagaimanapun, kapan pun atau siapa pun mungkin telah menerima di masa lalu, kita sekarang harus berpikir bersama tentang mimpi apa yang ingin kita capai sebagai suatu bangsa. Jaman menuntut kita agar  hidup berjuang dan bergerak maju secara serentak untuk memenuhi impian-impian ini. Dengan mengingat hal ini, kami telah menetapkan target impian untuk membangun ekonomi lima triliun dolar. 1,3 milyar penduduk dapat bergerak bersama bahkan dengan kontribusi kecil. Target ekonomi 5 triliun dolar mungkin tampak sulit bagi sebagian orang. Mereka mungkin tidak salah, tetapi jika kita tidak menyelesaikan tugas-tugas sulit, bagaimana negara akan maju? Jika kita tidak menerima tantangan yang sulit, bagaimana kita mengembangkan pola pikir untuk kemajuan? Secara psikologis juga kita harus selalu bertujuan tinggi dan itulah yang telah kita lakukan. Ini bukan hanya omong kosong. Kami telah mencapai ekonomi 2 triliun dolar setelah 70 tahun merdeka, setelah perjalanan 70 tahun di jalur pembangunan, kami hanya dapat mencapai ekonomi 2 triliun dolar. Tetapi dalam lima tahun dari 2014 hingga 2019 kami mencapai ekonomi 3 triliun dolar, kami menambahkan satu triliun dolar. Jika kita berhasil melakukan lompatan besar hanya dalam 5 tahun, maka kita bisa menjadi ekonomi 5 triliun dolar dalam lima tahun ke depan. Ini harus menjadi impian setiap orang India.

Ketika ekonomi tumbuh, itu membawa standar hidup yang lebih baik bagi rakyat. Peluang diciptakan untuk memenuhi impian bahkan dari mereka yang berada di bawah. Untuk menciptakan peluang ini, kita harus mengembangkan pola pikir tentang sektor ekonomi negara ini.

Ketika kita bermimpi untuk melipatgandakan pendapatan petani kita, ketika kita bermimpi bahwa setelah 75 tahun kemerdekaan setiap keluarga, termasuk yang termiskin dari yang miskin, harus memiliki rumah, ketika kita bermimpi bahwa setelah menyelesaikan 75 tahun kemerdekaan setiap keluarga harus mendapatkan listrik di rumah mereka, ketika kami bermimpi bahwa setelah menyelesaikan 75 tahun kemerdekaan setiap desa di India harus memiliki jaringan serat optik, konektivitas broadband dan pendidikan jarak jauh, ini seharusnya tidak lagi menjadi mimpi.

Kita harus fokus mengembangkan sumber daya maritim dan ekonomi biru kita. Kita harus memberdayakan komunitas nelayan kita. Petani kami, yang memberi pada kami makanan, dapat menjadi pemberi energi. Mengapa mereka tidak menjadi eksportir juga, mengapa produk petani kita tidak mendominasi pasar internasional? Kami ingin terus maju dengan mimpi-mimpi ini. Negara kita harus meningkatkan ekspornya. Mari kita melakukan segala upaya untuk mencapai pasar global.

Setiap distrik di negara kita memiliki potensi yang sama dengan satu negara, masing-masing distrik  kita memiliki kapasitas yang sama dengan negara kecil di dunia. Kita perlu memahami kekuatan ini dan menyalurkan potensi ini. Dan mengapa setiap distrik tidak berpikir untuk menjadi pusat ekspor? Setiap distrik memiliki kerajinan tangan masing-masing dan setiap distrik  memiliki spesialisasi yang unik. Jika beberapa distrik dikenal dengan parfumnya maka beberapa distrik lain mungkin memiliki sari sebagai identitasnya yang berbeda sedangkan beberapa distrik lain dikenal dengan peralatannya dan distrik lainnya terkenal dengan manisannya. Setiap distrik kami memiliki identitas dan potensi yang beragam untuk pasar global.

Kami mencoba melihat bagaimana kami dapat menggunakan ‘zero defect zero effect’ dalam pembuatan untuk pasar global. Jika kita fokus pada ekspor dengan membuat dunia sadar akan keberagaman ini, dan berupaya meraih pasar dunia, maka kaum pemuda negara ini akan mendapatkan pekerjaan. Ini akan memberikan kekuatan besar bagi industri skala kecil dan mikro kami. Kita harus meningkatkan kekuatan ini.

Negara kita dapat menjadi tujuan wisata yang menarik bagi dunia, tetapi untuk beberapa alasan, kita belum dapat melakukannya secepat yang kita butuhkan. Ayo, mari kita semua, senegaranya, mengambil keputusan untuk meningkatkan pariwisata di negara ini. Seiring pertumbuhan pariwisata, investasi modal memberikan lebih banyak peluang kerja. Ekonomi negara juga mendapat dorongan. Orang-orang di seluruh dunia siap untuk melihat India dengan cara baru dewasa ini. Mari kita pikirkan bagaimana kita dapat menarik wisatawan ke negara kita dari seluruh dunia, bagaimana kita dapat memperkuat sektor pariwisata dan pengaturan apa yang harus dilakukan di tujuan wisata. Kita juga harus berbicara tentang meningkatkan pendapatan warga negara biasa, pendidikan yang lebih baik untuk mereka, peluang kerja baru. Seharusnya ada tempat peluncuran untuk orang-orang kelas menengah sehingga mereka dapat mewujudkan impian mereka. Ilmuwan kita harus memiliki fasilitas dan sumber daya terbaik, pasukan kita harus memiliki senjata dan peralatan terbaik, dan lebih baik jika  itu buatan dalam negeri. Saya percaya bahwa ada banyak bidang yang dapat memberi kepada India kekuatan baru untuk menjadi ekonomi lima triliun dolar.

Saudara-saudara sekalian, sekarang ini negara ini memiliki lingkungan yang sangat menguntungkan untuk mencapai keberhasilan ekonomi. Ketika ada pemerintahan yang stabil, kebijakannya dapat diprediksi dan sistemnya stabil, maka dunia juga mulai memiliki kepercayaan pada Anda. Orang-orang di negara ini telah menunjukkan ini. Dunia juga menyaksikan stabilitas politik India dengan penuh kebanggaan dan rasa hormat. Kita seharusnya jangan sampai membiarkan hilanganya  kesempatan ini. Saat ini dunia ingin melakukan bisnis dengan kami. Ia ingin terhubung dengan kami. Sekarang ini, merupakan kebanggaan besar bagi kami bahwa sambil mengendalikan laju inflasi, kami bergerak maju dengan persamaan penting untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan. Kadang-kadang tingkat pertumbuhan dapat meningkat, tetapi inflasi di luar kontrol. Kadang-kadang ketika inflasi dikontrol, tingkat pertumbuhan akan terpengaruh buruk. Tetapi pemerintah kita tidak hanya mengendalikan inflasi tetapi juga meningkatkan tingkat pertumbuhan.

Unsur-unsur fundamental dari ekonomi kita sangat kuat. Dan kekuatan ini memberi kita kepercayaan diri untuk maju. Dengan cara yang sama, dengan mengembangkan sistem seperti pajak GST, dan membawa reformasi seperti Kode Kbangkrutan dan Kepailitan, kami ingin mengembangkan lingkungan kepercayaan. Harus ada peningkatan produksi di negara kita, peningkatan pemrosesan kekayaan alam kita, penambahan nilai, ekspor produk tambah nilai ke dunia. Mengapa kita tidak dapat memiliki mimpi di mana setiap negara di dunia mengimpor beberapa atau produk India lainnya, di mana setiap distrik di India mengekspor beberapa produk? Jika kita mempertimbangkan kedua hal ini, maka kita juga dapat meningkatkan penghasilan. Perusahaan dan wirausahawan kami juga bermimpi mendapatkan akses ke pasar dunia. Dengan mendapatkan akses ke pasar dunia, investor kami akan dapat meningkatkan status India; investor kami akan dapat menghasilkan lebih banyak; investor kami akan dapat berinvestasi lebih banyak; investor kami akan dapat menghasilkan lebih banyak lapangan kerja. Kami benar-benar siap untuk mendorong investor kami untuk maju untuk menghasilkan lapangan kerja.

Di negara kita, muncul beberapa keyakinan salah. Kita harus keluar dari pola pikir itu. Mereka yang menciptakan kekayaan untuk negara, mereka yang berkontribusi dalam penciptaan kekayaan bangsa semuanya melayani negara. Kita seharusnya tidak meragukan pencipta kekayaan kita.

Kebutuhan saat ini adalah untuk mengenali dan mendorong pencipta kekayaan bangsa kita. Mereka harus dihormati.  Jika kekayaan tidak diciptakan, kekayaan tidak dapat didistribusikan. Lebih jauh, jika kekayaan tidak didistribusikan, kita tidak dapat mengangkat sektor miskin masyarakat kita. Oleh karena itulah pentingnya penciptaan kekayaan bagi negara kita yang perlu kita fasilitasi lebih lanjut.

Mereka yang melakukan upaya untuk menciptakan kekayaan, menurut saya mereka sendiri adalah aset bagi bangsa dan harus diberdayakan.

Saudara-saudaraku yang terhormat, hari ini kami menekankan pada perdamaian dan keamanan bersama dengan pembangunan. Secara global, negara-negara dicekam oleh beberapa rasa tidak aman. Kematian tampaknya melayang di beberapa bagian dunia.

India harus memainkan peran penting dalam memulihkan perdamaian dunia. Kita tidak bisa tetap menjadi penonton yang diam di lingkungan global. Kami melakukan perlawanan keras terhadap organisasi teroris. Di bagian dunia mana pun, tindakan terorisme harus dianggap sebagai serangan terhadap kemanusiaan. Karena itu, saya mendesak semua kekuatan agar menjadi bersatu melawan mereka yang mempromosikan dan memberikan perlindungan kepada organisasi teroris. India harus berkontribusi dalam mengungkap kegiatan anti-kemanusiaan ini dan bertekad untuk menyatukan semua kekuatan dunia untuk memberantas  terorisme.

Kami ingin agar India memainkan peran penting dalam perang melawan terorisme. India harus menyatukan semua kekuatan untuk mengekspos mereka yang memberi perlindungan kepada teroris, mereka yang mendorong terorisme dan mereka yang mengekspor terorisme.

Beberapa organisasi teroris tidak hanya menargetkan India, tetapi juga merusak negara-negara tetangga kita. Bangladesh dan Afghanistan juga  berjuang melawan kegiatan teroris. Di Sri Lanka, sayangnya, orang yang tidak bersalah telah terbunuh secara massal di dalam sebuah gereja. Ini adalah peristiwa yang memilukan hati. Karena itu, kita semua harus bersatu dan bertindak secara proaktif untuk membawa  keamanan, perdamaian, dan harmoni di anak benua ini.

Tetangga kita yang ramah, Afghanistan juga akan merayakan 100 tahun kemerdekaannya, empat hari dari sekarang. Saya ingin menyampaikan ucapan selamat sebesar-sebesarnya kepada mereka pada kesempatan yang baik ini.

Adalah kebijakan kami yang jelas bahwa mereka yang menyebarkan ketakutan dan menyebarluaskan kekerasan harus dihancurkan sama sekali. Kami telah menjelaskan hal ini melalui kebijakan dan strategi kami untuk mengekang semua niat jahat seperti itu. Kami tidak memiliki hambatan. Tentara kita, pasukan keamanan perbatasan dan agen keamanan telah melakukan pekerjaan yang terpuji. Mereka selalu berdiri tegak dalam seragamnya dan melindungi kami dari semua kesulitan. Mereka telah menjadi syahid untuk memastikan masa depan yang cerah bagi kita. Saya salut dan saya beri penghormatan kepada mereka. Penting bahwa kita mengambil langkah  tepat pada waktunya menuju reformasi.

Anda harus memperhatikan bahwa pembahasan telah berlangsung sejak lama untuk membawa reformasi dalam infrastruktur militer, angkatan bersenjata dan sumber daya militer. Pemerintah sebelumnya juga telah membahas hal yang sama. Beberapa komisi telah dibentuk dan semua laporan telah  mengangkat masalah yang sama.

Hampir tidak ada perbedaan, tetapi ini telah dinyatakan berulang kali. Memang ada koordinasi antara Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara kita. Kita bisa bangga dengan pengaturan angkatan bersenjata kita. Setiap orang warga Hindustan dapat merasa berbangga dengan Militer India. Mereka juga berjuang untuk modernitas dengan caranya sendiri.

Tetapi dunia berubah sekarang  ini, ruang lingkup perang berubah, sifat perang berubah. Ini didorong oleh teknologi; dalam keadaan demikian, India juga seharusnya tidak memiliki pendekatan yang terfragmentasi. Seluruh kekuatan militer kita harus bekerja bersama dan bergerak maju. Hal-hal tidak dapat bergerak dengan lancar jika ada orang dari Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara selangkah lebih maju dari dua kekuatan lainnya, sementara dua lainnya tertinggal. Ketiganya harus bergerak secara bersamaan dengan kecepatan yang sama. Harus ada koordinasi yang baik dan harus relevan dengan harapan dan aspirasi rakyat kita. Itu harus sejalan dengan makin berubahnya cara cara perang dan lingkungan keamanan di dunia dan hari ini saya ingin mengumumkan keputusan penting dari Benteng Merah. Para ahli subjek tentang masalah ini telah menuntut ini sejak lama. Hari ini kami telah memutuskan bahwa kami akan memiliki Kepala Staf Pertahanan – CDS dan setelah penciptaan jabatan ini, ketiga sayap angkatan bersenjata akan mendapatkan kepemimpinan yang efektif di tingkat atas. Sistem CDS adalah tugas yang sangat penting dan mendesak dalam mimpi kami untuk mereformasi  kecepatan strategis Hindustan di dunia.

Saudara-saudaraku yang terhormat, kita beruntung kita dilahirkan di masa seperti ini, kita hidup di masa seperti ini, ketika kita memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu. Kadang-kadang terlintas dalam pikiran saya bahwa ketika kita berjuang untuk pembebasan, orang-orang hebat seperti Bhagat Singh, Sukhdev, Rajguru bersaing untuk mengadakan pengorbanannya. Di bawah kepemimpinan Mahatma Gandhi, para pejuang kemerdekaan pergi dari rumah ke rumah, untuk membangunkan negara untuk mewujudkan impian kemerdekaan mereka. Kami tidak dilahirkan pada waktu itu. Kami tidak mendapatkan kesempatan untuk berkorban untuk negara, tetapi kami pasti memiliki kesempatan untuk hidup untuk negara yang sekarang ini. Dan merupakan hak istimewa bahwa periode ini seperti ini, tahun ini sangat penting bagi kami. Ini adalah festival peringatan 150 tahun kelahiran Bapak Bangsa  Mahatma Gandhi.

Kami merasa diberkati memiliki kesempatan seperti itu. 75 tahun Kemerdekaan kita dan kenangan akan mereka yang berkorban untuk negara, mengilhami kita untuk melakukan sesuatu. Kita harus memanfaatkan peluang ini. Kami, 1300 juta warga senegaranya, harus bergerak lebih jauh, untuk mencapai impian Mahatma Gandhi, impian pejuang kemerdekaan negara. Kita harus menjadikan 75 tahun kemerdekaan dan 150 tahun dari kelahiran Mahatma Gandhi agar menjadi sebuah festival. Ini adalah peluang besar untuk inspirasi kami.

Saya telah berbicara tentang Swachhata pada tahun 2014 dari Benteng Merah ini. Saya yakin bahwa dalam beberapa minggu ke depan pada tahun 2019 sendiri,  India akan mendeklarasikan dirinya sebagai Bebas dari Buang Air Besar di Lapangan Terbuka, ODF. Negara Bagian, Desa, Kota, Media, semua orang telah memulai Gerakan Massal tentang ODF. Pemerintah tidak terlihat, orang-orang berpartisipasi dalam gerakan massa dan hasilnya cukup jelas.

Saudara saudara sebangsaku, saya ingin mengajukan permintaan kecil kepada Anda. Pada 2 Oktober ini, bisakah kita membuat India bebas dari plastik sekali pakai? Mari kita bergerak, membentuk tim, dan pindah dari rumah, sekolah, perguruan tinggi.

Mengingat Bapu yang dihormati, kita harus keluar dari rumah mengumpulkan plastik sekali pakai dari rumah, jalan, prapatan,  dan saluran air. Kotamadya, perusahaan Kotamadya, Gram Panchayat harus membuat pengaturan untuk mengumpulkan plastik sekali pakai. Bisakah kita mengambil langkah besar pertama pada tanggal 2 Oktober, menuju membuat India bebas dari plastik sekali pakai?

Ayo warga bangsaku, mari kita maju.

Saya akan meminta organisasi pemula, teknisi dan pengusaha untuk melihat apa yang bisa kita lakukan untuk mendaur ulang plastik ini? Plastik digunakan untuk membuat jalan raya. Banyak solusi semacam itu bisa ada di sana. Tetapi untuk menghilangkan masalah seperti itu kita harus memulai gerakan massa tetapi pada saat yang sama kita harus memikirkan sistem alternatif. Saya akan meminta semua pemilik toko bersama dengan banyak papan tanda di toko Anda. Tolong juga taruh satu lagi yang mendorong pelanggan untuk tidak menggunakan kantong plastik; bahwa mereka seharusnya membawa tas kain sendiri atau membeli tas kain untuk membawa barang-barang mereka. Mari kita ciptakan lingkungan. Kami biasanya memberikan hadiah kepada orang-orang di Diwali. Mengapa tidak mengemas hadiah-hadiah itu dalam tas kain tahun ini dan setiap saat? Jika orang pergi ke pasar dengan tas kain, itu akan menjadi iklan untuk perusahaan Anda juga. Jika Anda memberikan buku harian atau kalender, tidak akan terjadi apa-apa. Tetapi jika Anda memberikan tas, itu akan menjadi media iklan Anda. Seharusnya tas goni. Ini akan membantu petani. Tas kain akan membantu keluarga. Ini semua adalah hal-hal kecil. Ini akan membantu para janda miskin yang suka menjahit. Langkah-langkah kecil kita dapat mengubah kehidupan orang-orang biasa dan kita harus bekerja untuk itu.

Saudara saudara sebangsaku, apakah itu mimpi ekonomi lima triliun atau mimpi India yang mandiri, kami mengikuti prinsip-prinsip Mahatma Gandhi. Cita-cita Mahatma Gandhi relevan bahkan sampai hari ini. Jadi kita harus melanjutkan misi ‘Make in India’ kami. Bukankah seharusnya produk buatan India menjadi prioritas kami? Mari kita putuskan apa pun yang diproduksi dan tersedia di negara kita harus menjadi prioritas kita. Kita harus memberi tekanan pada produk lokal untuk keberuntungan besok; kita harus memakai produk produk buatan lokal demi masa depan yang cerah. Apa pun yang diproduksi di desa harus diberi prioritas. Jika tidak tersedia di desa kami harus melampaui itu- ke Tehsil, ke distrik dan kemudian ke tingkat negara bagian. Saya tidak berpikir bahwa seseorang harus pergi ke luar negara bagian untuk memenuhi kebutuhan seseorang. Ekonomi pedesaan kita akan mendapat dorongan; wirausahawan kecil kita akan mendapatkan dorongan; barang-barang tradisional kita akan mendapatkan dorongan.

Saudara saudara sekalian, kita suka ponsel, kita suka mengirim pesan whatsapp, kita suka ada di Facebook-twitter. Tetapi kami dapat membantu perekonomian negara melalui cara-cara ini. Teknologi bermanfaat bagi orang yang tahu kegunaannya. Teknologi sangat membantu untuk perkembangan India modern. Mengapa kita tidak beralih ke pembayaran digital? Hari ini kami bangga bahwa kartu RuPay kami diterima baik di Singapura. Dalam waktu dekat kartu RuPay akan diterima di lebih banyak negara. Bukankah kita harus menekankan pada pembayaran digital di desa, toko kecil dan pusat perbelanjaan kecil?  Demi kejujuran, transparansi, dan agar ekonomi negara kita menjadi kuat, mari kita bergerak menuju pembayaran digital. Jika Anda pergi ke desa, Anda biasanya akan melihat papan yang dipasang oleh pedagang mengatakan “hanya uang tunai, tidak perlu kredit”. Saya akan mendesak pengusaha untuk menampilkan lagi papan lain: “katakan ya untuk pembayaran digital dan tidak untuk uang tunai”. Kita harus menciptakan suasana seperti ini. Saya akan mendesak sektor perbankan dan orang-orang dari dunia bisnis untuk memberikan penekanan pada hal-hal ini.

Di negara kita sebagian besar kelas menengah dan kelas menengah lebih tinggi makin meningkat. Ini merupakan hal yang baik. Orang orang  pergi ke berbagai negara sebagai turis dengan keluarga mereka sekali atau dua kali dalam setahun. Adalah baik bahwa anak-anak kita mendapatkan paparan. Tetapi hari ini saya ingin mendesak semua keluarga untuk memikirkan apakah mereka ingin anak-anak mereka mengenal negaranya sendiri juga, ketika merayakan Tahun Kemerdekaan yang ke-75, yang dapat dicapai setelah banyak pria dan wanita hebat telah mengorbankan jiwa raganya? Adakah orang tua yang tidak ingin anak-anak mereka terhubung secara emosional dengan tanah airnya, sejarahnya, udara dan airnya? Apakah mereka tidak ingin anak-anak mereka mengumpulkan energi baru dari semua ini? Kita harus bergerak maju dengan sungguh-sungguh. Tidak peduli seberapa maju kita, jika kita terputus dari akar kita, kita tidak akan pernah bisa bertahan hidup. Hari ini dari Benteng Merah, saya bertanya satu hal kepada Anda. Ini adalah untuk membangkitkan lowongan kerja bagi kaum muda, untuk membangun citra India di dunia dan memberi tahu kepada dunia tentang kemampuan India. Sudah saatnya Anda memutuskan bahwa sebelum 2022, ketika India akan merayakan Tahun Kemerdekaannya yang ke-75, kami membawa keluarga kami ke setidaknya 15 tujuan wisata di negara ini. Kami mungkin menghadapi beberapa kesulitan di tempat-tempat itu tetapi tetap saja, Anda harus pergi. Mungkin tidak ada hotel yang bagus. Tapi, terkadang kesulitan seperti itu juga membawa peluang. Anak-anak kita akan belajar apa negaranya, ketika mereka mengunjungi tujuan wisata semacam itu.  Orang-orang yang dapat membangun fasilitas juga akan sampai ke sana dan itu akan menmbangkitkan lowongan kerja. Mengapa kita tidak mengembangkan 100 tujuan wisata yang baik, mengapa tidak ada target untuk mengembangkan 2, 5 atau 7 tujuan wisata kelas atas di setiap negara bagian? India Timur Laut memiliki sumber daya alam yang besar tetapi berapa banyak universitas menjadikan bagian negara itu sebagai tujuan wisatanya ? Anda tidak harus menghabiskan banyak, Anda juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu; dalam 7 hingga 10 hari Anda dapat mengunjungi di dalam negeri.

Dunia baru akan muncul di tempat-tempat yang Anda kunjungi. Anda akan mendapatkan kebahagiaan dalam hidup begitu kita orang India mengunjungi tempat-tempat wisata di Timur Laut, orang asing juga akan mengikutinya. Tetapi, pikirkan ketika kita pergi ke luar negeri dan orang-orang di sana bertanya, apakah Anda telah melihat kuil itu di Tamil Nadu dan kami berkata ‘Tidak’ ‘; lalu bagaimana rasanya. Mereka akan terkejut dan mengatakan bahwa mereka adalah orang asing, telah mengunjungi kuil itu tetapi Anda sebagai orang India belum melihatnya sejauh ini. Jadi, sebelum kita pergi ke luar negeri kita harus mengenal negara kita dengan baik.

Sekarang, saya ingin meminta sesuatu dari saudara petaniku. Bagi petani, bagi bangsaku, negara ini adalah tanah airnya. Saat kami mengucapkan ‘Bharat Mata Ki Jai” hati kami dipenuhi dengan energi baru.

Kata “Vande Mataram” menggembirakan hati kami dengan keinginan untuk mengadakan pengorbanan bagi negara. Sebuah sejarah panjang mengundang kita. Tetapi apakah kita pernah peduli dengan kesehatan ibu pertiwi kita? Cara kita menggunakan pupuk kimia dan pestisida, itu merusak kesehatan tanahnya. Sebagai petani, sebagai putra dan putri dari tanah ini, saya tidak punya hak untuk merusak kesehatannya. Saya tidak punya hak untuk membuat ibu saya sedih, India juga tidak punya hak untuk membuatnya sakit.

Kami akan segera merampungkan  75 tahun sejak Kemerdekaan kami.

Bapak Bangsa yang terhormat menunjukkan jalannya. Haruskah kita tidak mengurangi penggunaan pupuk kimia di ladang kita dengan 10% atau 20% atau 25% dan jika mungkin kita tidak harus meluncurkan kampanye Muktikar Abhiyan? Ini akan menjadi pengabdian hebat bagi bangsa. Ini akan menjadi langkah besar dalam menyelamatkan Bumi Pertiwi kita. Upaya Anda dalam menyelamatkan ibu bumi kita juga akan mendapatkan berkah dari mereka yang mendedikasikan hidup mereka melantunkan Vande Mataram untuk memenuhi impian mencapai kebebasan bagi tanah air kita. Oleh karena itu saya memohon kepada Anda karena saya sepenuhnya yakin bahwa orang-orang sebangsa saya pasti akan dapat mencapai ini. Petani saya akan memenuhi permintaan saya ini karena saya memiliki kepercayaan penuh pada mereka.

Saudara saudara sekalian yang terhormat, para profesional di negara kita menguasai posisi yang penting secara global. Potensi mereka sangat dikenal. Orang orang  menghormati mereka. Baik itu ruang, baik itu teknologi, kami telah mencapai ketinggian baru. Ini masalah kebahagiaan kami bahwa Chandrayaan kami bergerak cepat menuju bagian bulan di mana tidak ada yang pernah sampai. Itulah kemampuan  para ilmuwan kita.

Demikian pula, kehadiran kami jauh lebih sedikit di bidang olahraga. Hari ini putra dan putri muda dari negaraku  dalam kelompok usia 18 hingga 22 membuat bendera India triwarna terbang di berbagai stadion olahraga. Betapa bangga rasanya itu! Olahragawan kami mendapatkan kemenangan untuk negara ini.

Saudara sebangsaku, kita harus membawa negara kita maju. Kita harus mengubah negara kita. Kita harus membuat negara kita mencapai ketinggian yang lebih baru dan kita harus melakukan ini secara kolektif. Pemerintah dan rakyat harus mencapai ini secara kolektif dan bersama-sama. 130 jutawarga senegaranya harus melakukan ini. Perdana Menteri negara ini juga adalah putra negara ini seperti Anda dan dia juga adalah warga negara. Kita semua harus bekerja sama untuk ini.

Dalam beberapa hari mendatang sekitar 150 ribu pusat kesehatan harus didirikan di daerah pedesaan. Mendirikan satu perguruan tinggi krdokteran untuk setiap tiga daerah pemilihan Lok Sabha akan membuat kita menyadari impian anak muda kita menjadi dokter. Rumah untuk lebih dari 20 juta orang miskin harus dibangun. Kami harus menyediakan air minum untuk 150 juta  rumah di daerah pedesaan, membangun jalan sepanjang 125 000 km di daerah pedesaan. Setiap desa harus dilengkapi dengan konektivitas broadband dan terhubung dengan jaringan serat optik, juga jaringan lebih dari 50000 perusahaan baru harus ditingkatkan. Kita perlu bergerak maju dengan begitu banyak mimpi.

Dan, oleh karena itu, saudara saudara sekalian, kita para warga negara harus secara bersama membawa negara kita ke depan dengan mimpi-mimpi ini dalam pikiran dan untuk kemerdekaan selama 75 tahun, ini adalah motivasi yang sangat besar.

Sebanyak 1,30 milyar orang warga Negara memiliki impian dan tantangan mereka. Setiap mimpi dan setiap tantangan memiliki kepentingannya sendiri. Bukannya ada yang lebih penting dan ada yang kurang penting. Mungkin tidak mungkin bagi saya untuk mempelajari semua topik selama pidato ini. Jadi, apa pun yang saya dapat berbicara hari ini dan apa pun yang saya tidak bisa berbicara sama pentingnya. Jika kita bergerak maju, kita harus ingat bahwa kita harus membawa negara kita maju.

75 tahun Kemerdekaan, 150 tahun Gandhi dan 70 tahun Undang Undang Dasar India telah selesai untuk mewujudkan impian Baba Saheb Ambedkar. Kami juga merayakan Parv ke-550 Guru Nanak Dev ji tahun ini. Mari kita maju mengikuti ajaran Baba Saheb Ambedker dan Guru Nanak Dev ji karena kita harus membangun masyarakat yang lebih baik dan negara yang lebih baik sesuai dengan harapan seluruh dunia.

Saudara saudara sekalian, kita tahu bahwa target kita setinggi Himalaya, impian kita bahkan lebih daripada bintang-bintang yang tak terhitung banyaknya. Tetapi kita juga tahu bahwa bahkan langit tidak dapat menghentikan penerbangan keberanian kita.

Ini adalah tekad kami, potensi kami tak terkira seperti Samudra Hindia. Upaya kami suci seperti Sungai Gangga yang mengalir dan terus berlanjut. Di atas semua ini, nilai-nilai kita mengambil inspirasi dari budaya kuno kita dan penebusan dosa orang suci kita. Pengorbanan dan kerja keras warga negara kita adalah motivasi kita.

Ayo, mari kita bergerak maju untuk membangun India baru dengan menjaga cita-cita dan tekad ini dalam pikiran. Memenuhi tanggung jawab kita dengan keyakinan baru dan tekad baru untuk membangun India baru harus menjadi mantra kita. Mari kita bersama membawa negara kita maju dengan harapan tunggal ini, sekali lagi saya tunduk pada semua orang yang hidup, berjuang, dan  menjadi korban untuk negara kita.

Jai Hind.

Jai Hind.

Bharat Mata ki Jai.

Bharat Mata ki Jai.

Vande Mataram

Vande Mataram

Terima kasih banyak.